Story cover for Quotes Islami by Miff__
Quotes Islami
  • WpView
    Reads 348,206
  • WpVote
    Votes 10,414
  • WpPart
    Parts 75
  • WpView
    Reads 348,206
  • WpVote
    Votes 10,414
  • WpPart
    Parts 75
Ongoing, First published Aug 18, 2017
Bismillaah... (karena semuanya harus di awali dengan membaca basmallah biar barokah :D)

Mencoba untuk membuat karya yang (semoga) berfaedah. Karena hakikatnya kita hidup bukan hanya untuk bergalau-galau ria saja. 
Tulisan ini adalah nasehat untuk diri sendiri dan kalian semua para pembaca yang budiman. *uhuk 
Semoga bermanfaat :)

👉 Update random karena kesibukan kuliah 😂
👉 Boleh di copast
👉 Di larang BAwa PERasaan, kalo BAwa PERubahan tidak apa 😆

Kalau kalian suka boleh dong di vote dan komen :))
Nggak juga gapapa, nggak maksa kok. Aye gasuka maksa anak orang wkwk ✌✌
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Quotes Islami to your library and receive updates
or
#191ikhwan
Content Guidelines
You may also like
Afwan Yaa Alfathunnisa [End] by yunimatul27
12 parts Complete
📢 [Rampung, Tamat, End] 📝 Belum Revisi ➡️ Cerita Pertama Blurb: Arul Haidar Al-Qousy. Pria frustasi yang membunuh dirinya sendiri secara perlahan dengan terus-terusan merokok dan meminum minuman bersoda. Sang Kakek yang tak tahan melihat kegilaan cucunya lantas mengirim Arul ke pondok pesantren. Di sana, Arul tanpa sengaja bertemu dengan Almeera Hasna Alfathunnisa. Seorang santri putri yang mengajarinya tentang dua prinsip Jawa dalam mensyukuri hidup, 'memayu hayuning bawana' dan 'urip kuwi urup.' 'Witing tresna jalaran saka kulina.' Mereka yang memiliki hobi yang sama, membuat mereka sering berjumpa. Lalu kebiasaan itu menumbuhkan gejolak cinta di antara keduanya. Namun sayang, ketika benih cinta di antara keduanya telah mengakar kuat dalam inti jiwa, Sang Maha Cinta lantas menguji. Ketika Sang Kiai pondok pesantren sakit, Arul mengetahui fakta bahwa Nisa ternyata adalah seorang kaum ningrat pesantren, Nisa adalah putri tunggal kianya. Sang Kiai yang takut akan masa depan pondok pesantren pun, lantas menjodohkan Nisa dengan salah satu Gus ningrat pesantren pula. Lalu, bagaimanakah sikap Arul dalam menghadapi fakta itu? Apakah ia akan mundur perlahan karena merasa tak pantas? Ataukah ia akan tetap memperjuangkan cintanya? Sekalipun, ia masih jauh dari kata Imam Masa Depan. In syaa Allah dilengkapi dengan: 📎Puisi 📎Wawasan keislaman 📎Serba-serbi Bahasa Jawa Mugi bombong ing penggalih panjenengan 😇 History Rank : #1 in cinta (19/06/2021) #2 in remaja (19/06/2021) #2 in pesantren (19/06/2021) #4 in islami (19/06/2021) #5 in poetry (21/06/2021) #6 in quotes (20/06/2021) Komentar mereka tentang Afwan Yaa Alfathunnisa ada di dalam chapter 😊
You may also like
Slide 1 of 10
Setulus Rasa Untuk Kehidupan cover
Quotes Islami cover
Notes of Healing cover
Pengetuk Senja cover
Arshy ✓ cover
Message From الله cover
Afwan Yaa Alfathunnisa [End] cover
Hijrahku cover
Bawa Perubahan cover
Rintik Rindu cover

Setulus Rasa Untuk Kehidupan

68 parts Complete

Harapan, Satu kata yang menguatkan nadi Membuncah bahagia dalam pikir Menuntun diri dan jiwa Pada kehidupan yang diinginkan Yang menguatkan langkah Untuk selalu bisa seperti itu Dalam keberkahan Dalam ketulusan Dalam keikhlasan