Untukmu , biar aku yang berhenti .
20 partes Continúa Arga selalu percaya bahwa mimpi adalah warisan paling berharga dari bundanya. Ia tumbuh dengan ambisi besar, bercita-cita menjadi seseorang yang bisa dibanggakan. Tapi ketika sang bunda pergi, dunia yang ia bangun runtuh seketika.
Kini, tanpa arah, tanpa tujuan, Arga merasa tak lagi punya alasan untuk bermimpi-hingga suatu malam hujan, ia bertemu dengan seseorang yang berbeda dari dirinya. Ceria, penuh semangat, dan punya impian yang begitu besar.
Arga yang kehilangan alasan untuk berjuang, perlahan mulai bertanya-tanya: mungkin kali ini, mimpinya bukan lagi untuk dirinya sendiri. Tapi... apakah layak mengorbankan segalanya demi seseorang yang bahkan belum tentu akan selalu tinggal?