Memuda(r)kan (still process)

Memuda(r)kan (still process)

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 5, 2017
Kejadian memilukan itu membuat Billa tak mudah menyerah. Dia tidak merasa malu sebab perasaan mengalahkan logikanya. Segala rasa yang ada pada seorang gadis 18 tahun memang sudah menjadi senjata ampuhnya untuk menjadi berani karena Cinta, katanya. "Sudahlah, Bil. Aku gak mau kita lanjut tapi seperti ini terus.", Rey menolak dengan santai. Billa mulai memerah. Balada anak remaja selalu memiliki kejutan-kejutan, keberanian yang tak di sangka-sangka, dan tak ada rasa malu. Mereka lupa kalau pun punya. Perjalanannya senantiasa terekam dengan baik. Memiliki memoar indah dari setiap kejadian. Bermakna baik sebagai hikmah untuk di renungkan. Kutuliskan secuil kisah dari beberapa kepingan cerita. Aku menghabiskan sepanjang hidupku untuk menangkap momen penting saja. Tetapi nyatanya, setiap momen di dalam kehidupan adalah momen penting. Apapun. Tidak kulewatkan satupun untuk di biarkan menghilang. Tiap perjalanan adalah sambung menyambung. Berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Di setiap langkah, angin singgah, kemudian seenaknya saja pergi.
All Rights Reserved
#730
shs
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANNA
  • psychologycal
  • COMPLICATED
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Inersia
  • ^Ourstory^
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Sugar Daddy18+ END [✓]
  • Destroyed (BxB) 2
RANNA

Tidak semua hal yang berawal indah berakhir dengan indah. Tidak semua hal yang manis akan selamanya manis. Tidak semua hal yang selalu ada akan tetap begitu, apakah kamu juga begitu? Tidak semua kisah cinta di penuhi dengan cinta. Tidak semua ketulusan di balas dengan semestinya. Tidak semua orang mengerti itu, apakah itu kamu? Inilah kisahnya, Ketulusannya di ambil dari keikhlasannya. Cintanya di ambil dari pembuktiannya. Apapun akhir kisahnya nanti, setidaknya kita pernah berada dalam alur yang sama meski dalam peran yang berbeda. Akkhirnya, perjalanan panjang ini sudah menemukan tujuannya. Meski pada akhirnya, kita tiba di pelabuhan yang berbeda. Sepertinya, ada yang salah dalam perjalanan kita kemarin. Bukan kita, lebih tepatnya aku dan kamu. Aku yang pernah mencintaimu sampai sehabis-habisnya, dan kamu yang menghabiskan cintaku sampai hilang tak bersisa. Terimakasih pernah menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan ini. Aku akan mengenangmu sebagai orang yang pernah sangat aku cintai. Aku akan mengingat segalanya tanpa ada yang terlewatkan, bahkan sampai semua itu bosan untuk hinggap di ingatanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines