Luna (Revisi)

Luna (Revisi)

  • WpView
    Membaca 104,330
  • WpVote
    Vote 3,604
  • WpPart
    Bab 88
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 5, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
(FOLLOW DULU BARU BACA. JANGAN LUPA VOTE SAIANG) Bukan anak broken home. Punya keluarga, serasa gak punya keluarga. Keluarga utuh, tapi kurang kasih sayang. Semenyedihkan ini gue sekarang. Dan itu yang buat gue mati rasa. Maaf, bukannya gue kurang peka, Ferdo. Tapi gue gak yakin, gue takut. Yang ada lo orang ke sekian kalinya nyakitin gue setelah dad dan mantan gue dulu. . . . . . TAPI, APAKAH LUNA AKAN LULUH TERUS TERIMA FERDO? ATAU SEBALIKNYA? KEPO KAN? SKUY GASS
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#238
rekomendasi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Tinta Luka [END]
  • Bitter Scar
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Struggle✔
  • Grafi [End]
  • Fake Smile [End]
  • ANJA [END]

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan