Our Chemistry

Our Chemistry

  • WpView
    Leituras 48
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mar 11, 2019
Chemistry Itu seperti wadah yang menampung seluruh cintaku saat SMA. Masa remaja yang tak menarik, tak menantang dan tak ada rasa. "Setiap orang pendiam ditakdirkan bersama orang yang berisik dan begitu pula sebaliknya. Maka kau ditakdirkan untuk bersama denganku" Hey kemarilah, biarkan aku membisikkan sedikit sajak cintaku untukmu.
Todos os Direitos Reservados
#157
kimia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Inside You
  • love is you
  • Cerita Cinta
  • parfum (TAMAT)
  • Kelas A [End]
  • Love Stories in High School [END]
  • We Are One
  • Putralisha~
  • Straight A  ✔

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo