De Mijne

De Mijne

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 7, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Suatu hari aku pernah bertanya pada diriku sendiri, untuk apa aku dilahirkan jika aku tidak punya manfaat sama sekali? . Hari ini adalah hari pertama ku bersekolah di sekolah baru ku. Seperti biasa, saat hari pertama sekolah dilakukan perkenalan. Semua murid di kelas ku maju satu per satu untuk memperkenalkan diri mereka. Kemudian ditanya beberapa hal, ini dan itu. Setelah beberapa orang, giliran ku untuk memperkenalkan diri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Repain
  • Kumpulan Cerpen
  • Mercy (Short Story) #2nd
  • Cerita Pendek - Separuh Hati
  • Short Story (On Going)
  • Dia Pergi Sebelum Aku Genggam
  • Attention to Detail [END]
  • SHORT STORY
  • Telaga Imajinasi [Kumpulan Cerpen]
  • SHORT STORY
Repain

Aku meniup permukaan teh hijau dalam cangkir putih ini, menyesapnya perlahan. Mataku tertuju pada gerimis diluar yang dibatasi dengan kaca bening, menatap kosong. Lagi-lagi hujan. Kembali, kata-kata terangkai di pikiranku yang kosong. Kepingan masa lalu, Sebenarnya, siapa yang salah? Apakah aku-- yang menyerah karena aku tahu aku tak pantas berada disampingmu Atau kamu-- yang menyerah pada keadaan? Apakah aku-- yang percaya kalau kamu berpura-pura menyukaiku Atau kamu-- yang tak berusaha menjelaskan apapun? Satu hal yang tak pernah terungkap hingga sekarang, Fakta yang mana yang benar, Kalau kamu memang menyukaiku, Atau kamu, berpura-pura menyukaiku? Tiba-tiba saja, aku kembali ke alam sadarku, terhenyak pada sesuatu diluar. Semua yang disekitarku terasa sunyi. Kamu disana, berjalan dibawah hujan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines