My Baby, It's You

My Baby, It's You

  • WpView
    Leituras 337
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadConcluída sáb, ago 19, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
Telah sekian lama Almia Lazuardi menanti Dylan Mahardika menjadi miliknya, seutuhnya. Kisah cintanya pun mendekati babak "happy ending". Benarkah? "Dylan adalah segalanya bagiku. Aku mencintainya dan akan selalu menyayanginya untuk selamanya. Namun, aku takut kalau aku terlalu mencintai dan menyayanginya, bisa jadi aku dan Dylan akan terpisahkan" - Almia Lazuardi "Kuatkan dirimu, Mia. Berdirilah tegak. Jangan sampai awan mendung menutupi wajahmu sehingga mentari tak bisa bersinar lagi di wajahmu. Aku akan selalu berada di sisimu dan akan selalu mencintaimu, Mia" - Dylan Mahardika
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BarraKilla
  • PAIN
  • AILAH(END)✅
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • JAM 3 SORE
  • Arsyilazka
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Gula - Gula

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo