We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Silent heart

Silent heart

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 21, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Gue Natasya lebih lengkapnya Natasya Agrania,anak SMA 2 di salah satu sekolah di Jakarta.Sekolah ini cukup terkenal di zaman sekarang karna fasilitasnya yang nyaman dan masih banyak lagi kelebihan dari sekolah ini. Di sekolah ini gue mempunyai geng yang terdiri dari Grace,Jane dan Dilla. Geng ini terkenal di sekolah gue ini, entah kenapa grup gue ini bisa terkenal kayak sekarang.banyak orang bilang geng gue terkenal karna gue mantan dari anak paling nakal di sekolah yang bernama Rio. Cih,males gue ngomongin mantan. Gue belum pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta. Meskipun gue udah pernah pacaran sama Rio tapi waktu itu gue bener bener belum ngerti yang namanya jatuh cinta. Tapi sekarang gue pengen rasain yang namanya jatuh cinta yang bener bener jatuh cinta. Yang ga main main lah intinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Into You, Lily ✓
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]
  • AURORA (ON GOING)
  • My possesive boyfriend
  • Keano
  • My First Love [END]
  • LABIRIN TAKDIR
  • Nothing Is Impossible
  • Kelas A [End]
  • V A B I O L A (COMPLETE)

Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines