Tawa [END]

Tawa [END]

  • WpView
    Reads 23,004
  • WpVote
    Votes 4,218
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 17, 2018
Sayup-sayup, telingaku dapat mendengar tawa-tawa kosong; janji-janji kepalsuan; juga angan-angan kebohongan. Dunia ini benar-benar memuakkan. © Anis 2017.
All Rights Reserved
#6
ironi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sold Out!!
  • Duda Ganteng Itu Suamiku (Completed)
  • KPOP SALAH GAUL
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • My Dear Husband (COMPLETED)
  • Cool Man
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • ANDINI √ [ TAMAT ]
  • KENAN

[SUDAH PERNAH DIBUKUKAN, CERITA MASIH BISA DIBACA DENGAN SISA PART YANG ADA] Ada di sini yang orang Jawa? Pernah mendengar mitos yang bunyinya 'Anak perawan jangan kebanyakan makan sayap ayam! Ntar bisa ditolak para perjaka dan jauh dari jodoh' Basagita Danastri, wanita 26 tahun yang gemar makan sayap ayam sejak kecil berusaha keluar dari jeratan mitos yang membuatnya semakin khawatir. Mengingat di umurnya yang hampir menginjak 27 tahun itu, belum juga ada tanda-tanda mendapat pendamping hidup. Sampai suatu hari, Gita teringat ucapan konyolnya pada jaman SMA. ......."Kurang-kurangin tuh makan sayap ayam! Gak dapet perjaka rasain ntar!" Ujar Uli sahabat Gita. "Percaya aja kamu sama mitos" Jawab Gita cuek, Uli hanya mendengus. "Terserah kamu deh, aku cuma wanti-wanti aja nih!" "Bodo amat! gak dapet perjaka tapi dapet duda gak masalah, yang penting duda kaya." Jawab Gita ngawur sambil tertawa........ Mungkinkah kata-kata ngawur Gita menjadi sebagian do'anya yang diamini malaikat? Lalu berhasilkah Gita melewati kepanikannya tentang mitos itu? Kira-kira bisa dapat jodoh perjaka apa malah justru harus berurusan dengan duda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines