A Story
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 28, 2017
Aku bosan hidup dan merasa tak ingin lagi hidup. Aku senang disini di Surga. Disinilah aku bisa merasakan Cinta Kasih yang sejujurnya. Aku benci bereinkarnasi kembali. Berkali-kali bereinkarnasi, berkali-kali hidup dalam berbagai wujud, berkali-kali pula aku tidak merasakan cinta. Kini aku kembali lagi, kembali lagi kealam yang menyakitkan. Tak tau akan berwujud apa, yang ku tahu hanya akan memiliki akhir yang sedih. Tapi tidak untuk kali ini, untuk pertama kalinya aku merasakannya aku mendapatkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU FIGURAN (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Reinkarnasi Kesempatan Kedua (GALA)
  • Aku Jatuh Cinta ( Completed ) { SUDAH TERBIT}
  • Restu Tuhan
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • Ketika cinta harus pergi
  • My Sole Ethereal
  • I'm Rafkal Not Raskal !!

[ JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SEBELUM MEMBACA YA! ] Dara Rananta, perempuan yang sudah menginjak kepala dua dengan hobinya yang suka membaca novel terutama novel fantasi. Sejak ia lahir sampai menginjak usia yang sekarang, orang tuanya selalu mengabulkan apa pun yang ia inginkan. Hanya saja, imbalan itu semua adalah rasa sunyi yang sangat menyesakkan dadanya. Cukup lama ia tenggelam dalam hobi tersebut sampai di mana hal yang sering ia temui dalam cerita hadir di hidupnya yaitu dirinya tansmigrasi ke sebuah novel. Namun, keinginannya untuk transmigrasi sebagai pemeran utama harus dipatahkan ketika mengetahui dirinya yang malah hanya menjadi figuran yang akan mati di awal cerita. Sungguh hal yang menyedihkan. "Kenapa harus jadi figuran yang mati di awal, sih?! Gue juga mau hidup, gila!" - Dara Rananta. Note : Silahkan bijak dalam membaca, terdapat adegan dan kata-kata yang tidak pantas untuk dicontoh! Cover : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines