The Power Of Love

The Power Of Love

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Oct 6, 2018
Apakah cinta itu nyata? Oke kenalin nama gue Nafisa Tabitha, nama panggilan Nafis. Mereka bilang aku gadis yang jauh dari kata feminim. Aku duduk dikelas 11 IPA 4, why? Kenapa masuk IPA? Oke aku jelasin, waktu kelas 10 aku masuk jurusan ips dan aku duduk di kelas 10 ips4 karena kebetulan aku sekelas sama si Mitha musuh bebuyutan yang pas kelas 9 dia suka aku bully. Ternyata pas di ips si mitha banyak temen geng nya, sampe aku gak punya temen alhasil harus temenan sama temen laki. Dapet seminggu di ips karena tidak nyaman aku pindah ke IPA. pada hari itu aku curhat mati Matian ke guru BK supaya di pindahkan ke IPA, alhasil aku berhasil pindah ke IPA dan akhirnya aku jadi anak IPA :v Yeyyy seneng gue, pas liat pelajaran nya gilaaaaa inimah lebih parah dari yang gue bayangin. Oke gays ini nulis pertama jadi maklumin aja ya kalo ada kata kata yang kurang bener menurut kalian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Class: ExSiFo
  • 💕High School Love💞 End✔
  • Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba)
  • jika bisa memilih
  • Putra My IronMan (On Going)
  • kenapa harus kapten basket yang jadi suamiku
  • IPA VS IPS [END]
  • Crush On You(GarfinBenz)

Ditempatkan di kelas yang dijuluki kelas keramat dan tak memiliki masa depan, membuat 24 anak itu menolak dengan keras. Bahkan peringkat 5 besar dalam satu angkatan yang seharusnya berada di kelas XI IPA 1, kini juga terdapar di kelas yang dipandang sebelah mata itu. Membuat hubungan pertemanan mereka tak bisa berjalan dengan mulus. Hinaan, cacian, ujaran kebencian seolah menjadi hal yang wajib mereka lontarkan kepada sesama penghuni kelas. XI IPA 4 Tempat dimana awal kisah mereka bermula. Segala masalah yang mereka terima tanpa mengetahui alasannya, ternyata memiliki dampak baik bagi mereka. Berusaha keras mengembalikan citra baik kelas, meski begitu banyak cobaan yang mereka temui sepanjang perjalanan. Hingga terungkaplah sebuah fakta yang cukup mengejutkan seisi sekolah. Akankah ke-24 siswa-siswi itu mampu berdamai dengan keadaan dan menjadi teman? Akankah mereka mampu mengembalikan citra baik kelas? Bagaimana lika-liku perjalanan mereka? Mari kita ikuti perjalanan mereka menuju kedamaian yang awalnya terasa tidak mungkin untuk terjadi~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines