I wish I was braver

I wish I was braver

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 12, 2017
Jangan menatap luka dan memar ditubuhku.. Jangan berani bertanya apa yang terjadi.. Menjauh saja dariku.. Hanya dengan begitu, aku merasa aman.. -Lauren Meski aku ini bodoh dan enggak berguna, setidaknya tubuh aku selalu siap untuk melindungi orang - orang yang aku sayangi.. Buat aku, itu lebih dari sekedar berguna.. -Allen
All Rights Reserved
#160
arrogant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 3 Dimensi
  • Garis Takdir Nesha (TERBIT)
  • HATRED [On Going]
  • The Butterfly Squad
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • RUMAH SINGGAH
  • Beautiful & Broken
  • Ali Arkhan
  • Mengeja sepi
3 Dimensi

Tentang Arza, yang kehilangan alasan untuk memikirkan masa depannya. Dan tentang Abil, yang membuang masa lalunya, pun memilih persetan dengan yang namanya masa depan. Tentang mereka, yang tidak mampu lepas dari ego dan rasa, mengalahkan keberadaan logika. Seperti kisah remaja dewasa yang belum mampu berpikir dewasa, Abil dan Arza dipertemukan oleh waktu, dan dipisahkan jua olehnya. "Untuk apa memikirkan masa depan jika Ariza, Mom, dan Dad mau memikirkannya untukku? Tidak penting jadi apa, berakhir di mana, atau melalui jalan selanjutnya dengan cara apa. Keinginanku sudah hancur bersama warna-warna yang menghilang dari duniaku."-Arzahira Jingga E.R.- "Ha! Apa gunanya masa lalu? Itu sudah lewat, tidak perlu diingat-ingat. Berharap untuk masa depan? Lebih baik berusaha sekarang, daripada terjebak dalam angan."-Niko Abil- ___°^°___ Genre: Teen Fiction Status: republish ___°^°___ Attention: "Mengandung kata-kata kasar dan umpatan. Jangan ditiru, ntar bibirmu ndower." "Amburadul, revisi dibatalkan. Republish naskah asli dengan revisi #1 (revisi yang sudah dilakukan sejak jaman baheula)" Welcome and enjoy reading, Hoseki. Pertama kali di-publish: 4/12/17 Selesai di-publish: 13/03/18 Republish: 10/10/18

More details
WpActionLinkContent Guidelines