Mu Di Ta

Mu Di Ta

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gumay begitu mencintai gadisnya. Rey. Ia begitu menyayanginya. Begitupun Rey, tidak ada pelindung dan penghibur terbaik dalam hidupnya yang hambar selama ini, selain Gumay. Tapi ada sesuatu yang menyentil hati Gumay. Sudut hatinya seperti terbentur oleh ego yang begitu samar. Setelah lama menjalani hubungan yang hangat bersama Rey, ia sempat meragu, dan bimbang. Akhirnya ia mencoba memutuskan. Dan ia memilih mengajak bertunangan. Bukan dengan Rey. "Apa yang kau pikirkan?, baiklah. Maafkan dan terima kasih atas selama ini. Tapi aku mohon jangan pernah menemuiku lagi. Aku meminta." Permintaan pertama sekaligus terakhir Rey terhadap Gumay. Selama ini gadis itu tidak pernah meminta apapun terhadapnya. Gumay merasa putus asa, Rey terluka, mereka seperti benang kusut yang tak pernah bisa seperti semula. Ada tarikan yang begitu kuat. Ada kasih sayang yang tak mungkin bisa dihilangkan dalam sekejap. Mampukah hubungan mereka bisa seperti semula? *dibaca sukur. Nggak ngarep voment.
All Rights Reserved
#843
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Belenggu Cinta Sang Casanova
  • Go Away [Completed]
  • Hopeless
  • Izinkan sekali saja
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • TITIK LUKA
  • You Are Mine [Terbit]
  • Make a Story With You

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines