Mu Di Ta

Mu Di Ta

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2020
Gumay begitu mencintai gadisnya. Rey. Ia begitu menyayanginya. Begitupun Rey, tidak ada pelindung dan penghibur terbaik dalam hidupnya yang hambar selama ini, selain Gumay. Tapi ada sesuatu yang menyentil hati Gumay. Sudut hatinya seperti terbentur oleh ego yang begitu samar. Setelah lama menjalani hubungan yang hangat bersama Rey, ia sempat meragu, dan bimbang. Akhirnya ia mencoba memutuskan. Dan ia memilih mengajak bertunangan. Bukan dengan Rey. "Apa yang kau pikirkan?, baiklah. Maafkan dan terima kasih atas selama ini. Tapi aku mohon jangan pernah menemuiku lagi. Aku meminta." Permintaan pertama sekaligus terakhir Rey terhadap Gumay. Selama ini gadis itu tidak pernah meminta apapun terhadapnya. Gumay merasa putus asa, Rey terluka, mereka seperti benang kusut yang tak pernah bisa seperti semula. Ada tarikan yang begitu kuat. Ada kasih sayang yang tak mungkin bisa dihilangkan dalam sekejap. Mampukah hubungan mereka bisa seperti semula? *dibaca sukur. Nggak ngarep voment.
All Rights Reserved
#357
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Make a Story With You
  • Go Away [Completed]
  • You Are Mine [Terbit]
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Hopeless
  • TITIK LUKA
  • RadenRatih
  • Paradise
  • Belenggu Cinta Sang Casanova
  • Valcano

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ "Gama stop!" "Apa? Mau alesan ada urusan OSIS lagi? Kemarin Alga sekarang Galih besok kamu mau selingkung sama siapa lagi hah?!" "Terus aku harus jawabb apa kalau emang nyatanya itu urusan OSIS haa? Terus aku harus cari pembelaan diri apa kalo kamu nggak pernah mau percaya sama aku?!" Laki-laki itu terus menatap dirinya tajam. "Apa mau marah? Terserah!" Siang itu Rana menyesal meninggalkan Gama di sana dalam kondisi seperti itu, karena lagi-lagi dia menemukan kekasihnya dengan aura bereda yang sangat berbahaya. Rana membulatkan matanya menatap Gama yang memukul cermin di hadapannya "GAMA STOP!" Secepat kilat gadis itu menahan tangan Gama yang lagi-lagi akan mengayun ke arah cermin. "Lepasin gue." Suara dingin yang terdengar seperti geraman itu membuat Rana sontak mendongak, 'Tidak mungkin' "Ti..Titan?" HAYOO ADA APA NIHHH? KEPO? cus langsung baca aja ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ halo teman-teman, i'am back with my new story^^ Tapi Tapi Tapi Kali ini adalah kumpulan CERPEN IYA CERPEN, Kelihatan nggak seru? OH TENANG AKU JAMIN KALIAN AKAN JATUH CINTA SAMA SEMUA TOKOHNYA SOOO STAY TUNE YAW

More details
WpActionLinkContent Guidelines