My Icy Boy

My Icy Boy

  • WpView
    Reads 1,751
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku menarik lengan Keyla, memaksanya mendekat padaku. "Lo gak ngerti bahasa manusia ya? Lo tunarungu?!" "Lepasin gue!" dia terus meronta, ku turuti kemauannya dengan menghempas lengan kurusnya. "Kenapa sih lo kasar banget sama gue? Salah gue apa sama lo?" "Kehadiran lo disini itu udah salah. Murah banget jadi cewek!" Plakk.. Tamparan telak mendarat di pipi kiriku. Hawa panas menjalar hingga ke pelipisku. "Jaga ya mulut lo kalo ngomong!" suara keras namun terdengar tertahan, menahan isak. "Lo gak tahu apa-apa tentang gue! Lo gak berhak menilai gue! Kenapa sih lo benci banget sama gue?" Keyla memandangku dengan tatapan yang membuat kakiku lemas, tatapan matanya membuatku tidak bergeming. Gak, bukan itu maksudku. Aku gak benci kamu. Aku cuma gak mau kamu sakit hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maafkan Aku
  • GEA GANTARA AL
  • Memories
  • Love My Enemy
  • ZATARFA (Tamat)
  • Verronica (COMPLETED)
  • SalFlo
  • CLOSER
  • Letha

"Naura, sebenarnya aku menyimpan sebuah perasaan lebih di balik persahabatan kita. Aku tak ingin kau mengetahuinya, karna aku takut kau akan menjauhiku. Aku senang sekali, saat kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku. Aku melihat kau bahagia dengannya. Seandainya diriku yang disampingmu sekarang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain. Namun, tak ada penyesalan bagiku, aku bahagia karna kau sudah bahagia sekarang. Bye, I love you" -Chiko- "Suka duka kita lalui bersama. Aku sangat merindukan saat kita tertawa bersama. Apakah kau tidak merindukan hal itu? Hal kecil, namun indah. Jika kau merindukannya, kembalilah padaku. Aku berjanji, takkan melupakan dirimu lagi. Aku tak mau kehilanganmu. Andai waktu dapat diputar kembali, pasti sekarang aku dapat tertawa bersamamu lagi. Maafkan aku. Aku tahu, aku memang salah. Chiko, I miss you." -Naura-

More details
WpActionLinkContent Guidelines