My Sweet Enemy

My Sweet Enemy

  • WpView
    Reads 4,560
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 14, 2022
Fayre gadis yang mandiri dan sangat menyayangi keluarganya. Dia mampu mengatur segalanya dengan baik. Namun, kemampuannya itu lenyap ketika Ayah menjodohkannya dengan Evan. Evan tunduk pada aturan tertulis dan tersirat. Dia selalu mencari jalan yang aman ketika mengambil keputusan. Evan tidak pernah melakukan sesuatu yang menimbulkan resiko. Bisa dikatakan kehidupan Evan lurus-lurus saja. Sayangnya, kehidupannya yang tenang terusik sejak Papa menjodohkannya dengan Fayre. Fayre dan Evan tidak pernah menyangka kalau orangtua mereka sepakat untuk menjodohkan keduanya. Mereka pun mencari cara menggagalkan perjodohan ini. Apakah usaha keduanya berhasil? Atau mereka malah terjerat dalam pesona satu sama lain?
All Rights Reserved
#828
youngadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamahku Guruku
  • HOT CEO Posesif Husband
  • Marry Me Marry Me Not
  • Sparks Between Us
  • Bee, Mine! (End)
  • Warisan In Mission: Jeklin (TAMAT)
  • Dikejar Jodoh
  • My Husband Amnesia (END)
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!

Karisa menatap heran seorang ibu dihadapannya yang sedang memelas, meminta agar keinginannya dipenuhi. Di satu sisi, Karisa tidak tega menolaknya, mengingat kebaikan dan ketulusan yang sudah diberikan suami istri ini untuknya dan Kevin. Tapi, di sisi lain, ia tidak mungkin mau dijodohkan, apalagi dengan laki-laki yang belum pernah ditemuinya. "Maksudnya kita.... Saya dan kak Ken... Menikah, gitu??" Kenzo mengangguk sambil tersenyum membenarkan pikiran Karisa. "Ya, kita menikah demi Jojo. Jujur saya belum tahu bagaimana perasaan saya terhadap kamu, tapi saya tidak bisa membayangkan kalo suatu hari kamu menikah dan pada akhirnya kamu menjauh dari Jojo. Dia pasti terluka kembali. Saya bisa melihat betapa erat hubungan kalian berdua." Karisa tidak dapat berkata apapun saat ini, lidahnya kelu, pikirannya masih belum bisa mencerna dengan baik ajakan nekat bosnya. Mata mereka masih saling beradu pandang. Kenzo memberanikan diri memegang tangan Karisa dengan lembut. "Tolong kamu pikirkan, saya tidak memaksa agar kita menikah secepat mungkin, hanya saja saya ingin kamu tidak di cap buruk oleh orang-orang nantinya, karena kamu akan sering mengunjungi Jojo. Setelah menikah, saya akan membebaskan kamu mengejar cita-citamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines