IMPOSSIBLE

IMPOSSIBLE

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 7, 2017
ini akun baru aku,akun lama sudah gk digunakan lagi,jdi aku update cerita impossible disini. raya hanya tersenyum miris saat mendengar dafa mengucapkan "I love you" kepada rani dengan sangat bersemangat ,sangking bersemangatnya dafa mengulang hingga dua kali mengucapkan "I love you " kepada rani. keesokan harinya juwi bertanya kepada raya. "ya,lo dengar gk dafa bilang 'I love you' ke rani?. "iya,gue dengar kok"jawab raya sambil tersenyum kecut. "dia semangat banget loh ya pas ngucapinnya!". "iya,emang semangat banget ngucapinnya,sampe bilang dua kali kan 'I Love You' ke rani?". "iya ya!"jawab juwi tak lama bel peringatan bahwa jam pelajaran akan segera dimulai pun berbunyi. "ju,gue kembali ketempat gue dulu yah"ucap raya. "iyaaa"sahut juwi. raya sebenarnya sudah lama mempunyai firasat bahwa dafa mempunyai perasaan lebih ke rani,tapi ia coba untuk menepis firasatnya tersebut,tapi lama kelamaan ia tidak bisa menepis lagi firasatnya tentang dafa yg mempunyai perasaan lebih ke rani,namun seiring berjalannya waktu raya semakin yakin bahwa dafa memang mempunyai perasaan lebih ke rani,raya dapat melihat itu dari gerak gerik dafa selama ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • RE-SILIENCE (END)
  • ALVASANDRA
  • Bad and Good
  • KITA DAN SEMESTA
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • the other side
  • Menyimpan Rasa (END)

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines