Quensha
  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 6, 2019
Siapa sangka kesan pertama mereka yang kurang baik dulu akan menjadi baik seperti sekarang. Malah selangkah lebih maju dari pada kata baik, Cacha yang mulai ada rasa pada Rey namun dia tidak menyadarinya karna ini adalah hal yang baru Cacha rasakan terhadap lawan jenis. Dan Rey yang mulai bersikap manis dan perhatian pada Cacha. Bagaimana kisah akhir Cacha dan Rey? Akankah mereka bersama? This is my first story, so forgive me kalo menurut kalian cerita ini kurang menarik atau semacamnya. I'll try my best to make this story so interesting. Hope you like it guys. Cerita ini juga kalian bisa baca di akun Cassavaa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reyhan dan Arsya [Completed]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • Flat Heart
  • Still Here (COMPLETED)
  • Game Over: Losing Control
  • Ilusi
  • AURORA
  • Just Dream with you
  • Aurora

[Sequel Chatting With Reyhan] 🌞 Disarankan untuk membaca cerita Chatting With Reyhan terlebih dahulu🌞 Reyhan tidak suka dengan orang yang berbicara seperti burung beo, alias berisik. Reyhan lebih suka ketenangan, rumput hijau dengan langit biru sebagai peraduan, sangat menyenangkan. Tapi anehnya, dia memilih pacar dengan suara super berisik yang memekakan gendang telinganya. "Oh, iya. Arsya hampir lupa. Erm, Arsya pengen martabak, Reyhan tolong beliin yah. Di rumah sepi, mana Arsya laper, lagi. Tolong beliin Arsya martabak yah Reyhan." "Hanya itu?" "Iya, Reyhan. Nanti anterin ke rumah Arsya yah, martabaknya." "Iya." "Makasih, Reyhannya Arsya." "Iya." "Kok iya-iya mulu sih, jawabnya." protes Arsya. "Terus? Mau jawab apalagi?" "Nggak tau, terserah Reyhan lah." Arsya mencebik kesal. Pasalnya, kalimat yang ditunggu-tunggunya tak kunjung hadir di indera pendengarannya. "Kok Reyhan malah diem sih, jangan bikin Arsya kesel deh. Reyhan tuh yah--" Tut... Tut... Tut.. (Gambar cover diambil dari google)

More details
WpActionLinkContent Guidelines