Terpendam Abadi

Terpendam Abadi

  • WpView
    Odsłon 77
  • WpVote
    Głosy 23
  • WpPart
    Części 4
WpMetadataReadZakończone wt., cze 26, 2018
Prolog "Lyta... " sapa Falza-pacarnya Lyta hanya mendehem. Karena Lyta hanya mendehem, Falza merasa aneh dan langsung bertanya pada Lyta. "Ada apa dengan kamu, apa yang terjadi? " tanyanya khawatir. "Tidak ada" jawab Lyta polos "Apa kamu yakin? " "Iya... Aku yakin, jangan khawatir ya... Sayang" jawab Lyta menenangkan. Lyta dan Falza bertatapan dengan senyuman hangat mereka. *** PART I Saat di kelas XI biologi 1, kelas yang di dalamnya tempat Lyta dan Falza belajar. Saat itu guru memberikan tugas kelompok. Lyta dan Falza satu kelompok dan ditambah beberapa teman mereka lainnya, termasuk sahabat Lyta yaitu: Ray-sahabat kecil Lyta. Saat pulang sekolah tiba. Kelompok mereka berkumpul. "Kita kerja kelompok dimana? " Tanya Lyta "Bagaimana kalau di rumah aku saja" pinta Falza "Ya sudah terserah" jawab teman kelompok (serentak) "Ok... Langsung on the way ya... " Pinta Falza Mereka pun pergi ke rumah Falza bersama-sama. Saat di rumah Falza.... "Ok.. Kita mulai ya."pinta Lyta "Ya.. "Jawab mereka~serentak Setelah setengah jam berdiskusi dengan serius, selesailah tugas mereka. Saatnya mereka pulang ke rumah masing-masing. *** ~ Flash Back On ~ Saat ingin kerumah Falza, Ray merasa sedih karena Lyta tidak bersama dengannya, semenjak pacaran dengan Falza, Lyta mengabaikan Ray. ~ Moment ~ Saat Lyta dan Falza bergandengan. Dan saat duduk bersama di atas sepeda motor dengan pegangan Lyta ke perut Falza. ~ Ray POV ~ Dan Ray merasa cemburu. Sahabat Lyta ini memiliki rasa cinta pada Lyta, bukan hanya sayang sebagai sahabat. Ia ingin Lyta menjadi pendamping dunia dan akhiratnya. Namun Ray yang malang ini, tidak pernah mengungkapkan isi hatinya itu kepada Lyta, dia hanya bisa diam dengan semuanya.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#515
bertepuksebelahtangan
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • STUCK
  • ARAKHA
  • Aksara Nifa [End]
  • Transmigrasi Karina
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • My Love Ketos❤
  • Belia & Keandra (END)
  • AKSARA ( ON GOING )
  • My Friend Is My Strength
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści