Story cover for  Masa SMA by kyaitna
Masa SMA
  • WpView
    Reads 7,313
  • WpVote
    Votes 313
  • WpPart
    Parts 28
  • WpView
    Reads 7,313
  • WpVote
    Votes 313
  • WpPart
    Parts 28
Ongoing, First published Aug 23, 2017
Cerita dalam tawa, canda, dan tangisan

Mengkolaborasikan suka maupun duka

Menyatukan sesuatu yang berbeda menjadi nyata

Mengisahkan rangkaian cerita manis yang enggan terhapus masa


Dentingan detik berputar begitu cepat

Mengalahkan pusaran angin tornado

Mengalahkan kuatnya deburan ombak dilautan

Apakah kehangatan itu akan hilang terbawa angin?

Apakah kebersamaan itu akan terkikis oleh deburan ombak.?

Akankah masa itu akan kembali kurasakan.?


Masa  itu....

Antara persahabatan dan percintaan

Menyajikan kisah romantis klasik untuk dikenang

Namun....

Seiring derap langkah yang kita atur bagai barisan

Menuju titik pusat dari segala keinginan

Meninggalkan coretan cerita manis yang telah kita teguk

Akankah kita melupakannya.??


###postnya itu setiap : gue mau post aja:v
tungguin yaa
All Rights Reserved
Sign up to add Masa SMA to your library and receive updates
or
#82myfriend
Content Guidelines
You may also like
Lovakarta by imaginayii
71 parts Complete
[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.
You may also like
Slide 1 of 9
Lovakarta cover
Ananta Bandhana cover
Dari Masya, untuk yang entah sedang dan ada di mana. cover
Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir cover
43 Bagian Cerita Vanys [END] cover
My Bad Girl #BadSeries✔ cover
SENJA KU SENJA MU cover
Aku Takut Dicintai  cover
Another Goodbye (The Other Side 2) cover

Lovakarta

71 parts Complete

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.