SORE
  • WpView
    Reads 3,875
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2020
SORE. Waktu garis penghubung antara aku dan kamu untuk menjadi kita. Hari-hari menjadi tentang kita. Malam gelap menjadi tentang kita. Hujan turun dan kenangan yang dibawa hujan menjadi tentang kita. Daun gugur dan jendela yang terbuka menjadi tentang kita. Angin yang mendatangimu dan pesan yang dibawanya menjadi tentang kita. Suara-suara yang bernyanyi dan nada-nada yang berbunyi menjadi tentang kita. Kita yang dahulu dan kita yang sekarang dihubungkan oleh waktu. Aku mungkin bukan siapa-siapa. Kamulah yang siapa-siapa. Waktu membawamu kepadaku. Waktu menunjukkan wajahnya kepadaku. Tersenyum panjang. Memandangku dalam-dalam. Perlahan-lahan memperlihatkan kamu yang di belakang waktu. Ada cahaya di matamu. Sebagaimana ada cahaya di mata waktu. SORE. Tempat terindah untuk berbagi ketika aku dan kamu menggabungkan hatiku dan hatimu menjadi hati kita. Aku percaya takdir tidak berdiri sendiri. Takdir selalu bergandengan tangan. Dan waktu takdir yang bergandengan denganmu dan denganku. Waktu selalu mempunyai peran yang tepat di saat yang tepat. Waktu membawaku untukmu. Waktu membawamu untukku. Bersamamu aku menghapus kata 'aku'. Aku ingin menghapus kata 'kamu'. Aku ingin merawat kata 'kita'. Angin dingin dan malam sunyi adalah kita. Hari ini dan esok adalah kita. Bulan sabit dan matahari pagi hari adalah kita.[] Tulisan : @suratkecilali Ilustrasi cover : Veni Andriyani
All Rights Reserved
#457
film
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Tentang ; Gemilang
  • Kamu 너는 -- Kenangan Tentang Luka Dan Cinta
  • The Last Birthday With You
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)
  • BUNGA KEMBALI
  • NOT YOU || BROTHERSHIP
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • AURIGA [END]✔

Namaku Andinnaya Auzidni Hermiandi. Kalian bisa memanggil Ku Naya. Aku tinggal bersama ayah Dan ibuku dirumah. Untukmu yang suka menumpahkan ide ide dalam goresan gambar. Aku mengagumimu. Tidak hanya itu aku juga kagum akan setiap karyamu. Pencipta Ku lah yang mengetahui sedalam apa rasa kagumku, Dan alasan mengapa aku lebih memilih "kagum dibandingan Cinta". Di buku ini, lewat goresan kata aku menuliskannya mulai dari awal kita berjumpa hingga kita berpisah. Mungkin perjumpaan kita itu dapat terhitung, tapi kebersamaan yang kita lewati sulit untuk diperhitungkan sebab kita tak pernah mau untuk menghitungnya. Perpisahan yang kita inginkan saat itu adalah sebuah kesepakatan bersama. Karena tidak Ada perpisahan yang tidak diawali dengan perjumpaan. Maka dari itu Perjumpaan Dan perpisahan selalu berdampingan, Itu sebabnya aku tidak pernah bersedih karena cukup bagiku saat mendengar kabar bahwa kamu baik-baik saja serta masih tinggal di planet yang sama denganku. Jika nantinya kita di pertemukan kembali berarti kita berpisah hanya sementara. Dan jika memang kita tidak bertemu mungkin tidak Ada lagi waktu untuk kita kembali bersama. Tandanya Aku akan menjalani hidupku bukan denganmu. Begitupun kamu akan menjalani hidupmu dengan pilihanmu. Kamu tenang saja aku membuat ukiran kata ini bukan untuk mengundangmu pulang ataupun mengulang masa-masa kebersamaan kita, Juga bukan untuk mengingatkanmu tentang kebersamaan kita saat itu, apalagi meminta mu untuk kembali menjadi bagian dari hari-hariku, tentu tidak. aku hanya sedang menikmati rasa rindu yang pernah kita jalani saat itu. Jadi? Hanya itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines