We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Reach One More Dream

Reach One More Dream

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 17, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Menggapai sebuah mimpi itu bukan sekedar hanya menulis lalu kita menyobeknya jika salah. Namun, menggapai mimpi adalah tujuan dari hidup yang butuh pengorbanan, jika masih belum, teruslah berusaha menggapai, jangan robek jika mimpi itu belum digapai. Setiap manusia, mungkin pernah menyerah, bahkan hampir putus asa akan semua yang telah ditakdirkan. Bukan tentang takdir tuhan yang salah, tetapi kenapa kamu salah menyikapi takdir itu? Berawal dari sebuah mimpi, harus menjadi sebuah kenyataan. Semoga suka ya ceritanya.... 😘
All Rights Reserved
#15
thanks
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Paper Hearts
  • DREAM HIGH (UPDATE)
  • Pedang Pora (TAMAT)
  • Let Me Love You Longer
  • True Love Story Until The Die
  •  ANATHA
  • I'm okay (END)
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)

Aku pernah melangkah penuh percaya diri di kampus negeri, di mana mimpi-mimpi sederhana terasa seolah sudah ada di ujung tangan. Aku aktif, dikenal, dan percaya bahwa masa depan yang cerah hanyalah soal waktu. Tapi ketika ibu pergi, semuanya runtuh tanpa ampun. Sunyi menyelimuti rumah yang dulu penuh tawa, tabungan menguap seperti angin, dan Jati diri terhempas jauh melayang lalu sirna bersama rasa kecewa, Ayah terdiam dalam kebingungan, kehilangan arah yang dulu ia genggam erat. Aku yang muda, yang seharusnya berlari mengejar mimpi, terjerat oleh tanggung jawab yang terlalu berat untuk dipikul sendiri. Aku berhenti kuliah, bukan karena kehilangan semangat, tapi karena harus memilih, melanjutkan mimpi yang kian menjauh, atau bertahan untuk keluarga yang runtuh. Hari-hariku berlalu begitu saja, menampung lelah yang tak selalu terlihat, dan pertanyaan tanpa jawaban yang terus menghantui kenapa dunia ini tak selalu berpihak pada mereka yang berjuang paling keras? Aku merangkai kekuatan dari serpihan kehilangan, menenun harapan dari kegelapan yang pekat. Aku berdiri, walau rapuh, karena menyerah bukanlah bagian dari ceritaku. Perjalanan ini belum selesai, dan aku tahu, langkahku harus terus berlanjut, meski dunia kadang membelakangi dan meninggalkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines