Keringat Kepompong

Keringat Kepompong

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 23, 2017
SMA Nusaharapan yang dikenal sebagai sekolah abal-abal terancam tutup. Bahkan SMA ini selama enam tahun berturut-turut tak memiliki siswi. Bagaikan mimpi di siang bolong, tiba-tiba ada siswi yang mau sekolah di SMA Nusaharapan. Bagaimana reaksi para siswa disana? Dan bagaimana pula nasib SMA Nusaharapan ini? yuk dibaca ;)
All Rights Reserved
#882
perjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Semua, Itu...
  • Eternal Memories [End]
  • ASRAMA NIRMALA (Hiatus)
  • Eramnesia
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Mine [TAMAT]
  • MENCARI KAMU [ ON GOING ]
  • VaniLate (SELESAI)
  • You Are My Future

Kadang, di balik apa yang tampak indah, tersembunyi kelam yang tak terjamah oleh mata biasa. Di jantung kota Palembang, di sebuah sekolah bernama SMA Tunas Seragam, kisah ini bermula - tempat yang dari luar terlihat biasa saja, tidak terlalu elit, namun juga jauh dari kata jelek. Namun, di balik bayangannya yang tampak biasa, bersemayam misteri kelam yang telah lama membisikkan teror dalam diam. Anugrah, seorang pemuda introvert dengan bakat yang tak ia minta: mampu melihat mereka yang tersembunyi di balik tabir dunia nyata. Sejak kecil, ia hidup dalam kesendirian, dihantui keraguan orang-orang yang menertawakannya, menganggapnya sekadar pengkhayal. Hari-harinya di SMA Tunas Seragam dipenuhi bisikan gaib, bayang-bayang tak berbentuk, dan jejak langkah tanpa suara - sebuah dunia di mana kengerian membungkus hari-hari biasa. Namun Anugrah tidak benar-benar sendiri. Dua belas sahabat berdiri di sisinya, bersama sembilan senior misterius yang menuntunnya melalui labirin rahasia sekolah tersebut. Bersama mereka, Anugrah menghadapi bullying yang membusuk, pemerasan yang berlendir busuk, bahkan pembunuhan tersembunyi yang mengguncang dasar sekolah itu. Setiap langkah di SMA Tunas Seragam adalah langkah di atas tanah terkutuk, di mana takdir bisa berubah hanya dalam sekejap nafas. Dan di tengah badai teror itu, Anugrah harus menentukan: Akan ia lari, atau melangkah menghadapi kegelapan yang memanggil namanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines