Melankolis

Melankolis

  • WpView
    Reads 29,008
  • WpVote
    Votes 2,313
  • WpPart
    Parts 82
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 6, 2018
[COMPLETED] #84 IN POETRY 12/11/2017 Ia menulis ini semua secara diam-diam. Di sudut kamar, di kelas kosong, ataupun di taman tak berpengunjung. Ia hanya ingin mengungkapkan keluh kesah melalui tulisan yang dibuatnya. Kesedihannya selama menatap manik mata seseorang, kerinduannya terhadap dentingan piano di ruangan bercat orange, juga keinginannya untuk menjadi seseorang yang berharga di mata orang yang ia sayang. Ia hanya ingin disayangi oleh cinta pertamanya. Ia juga ingin disayangi oleh cinta terakhirnya. Ia haus kasih sayang. Tapi asal kau tau, ia rela mengorbankan apa pun demi orang yang ia sayang. ------------------------------------ #465 In Poetry 7/10/2017 #380 In Poetry 8/10/2017 #363 In Poetry 10/10/2017 #307 In Poetry 12/10/2017 #226 In Poetry 13/10/2017 #212 In Poetry 15/10/2017 #191 In Poetry 17/10/2017 #244 In Poetry 18/10/2017 #199 In Poetry 21/10/2017 #222 In Poetry 22/10/2017 #212 In Poetry 25/10/2017 #249 In Poetry 26/10/2017 #160 In Poetry 28/10/2017 #143 In Poetry 29/10/2017 #176 In Poetry 31/10/2017 #220 In Poetry 3/11/2017 #197 In Poetry 5/11/2017 #120 In Poetry 6/11/2017 #117 In Poetry 8/11/2017 #168 In Poetry 9/11/2017 #112 In Poetry 10/11/2017 #85 In Poetry 11/11/2017 #84 In Poetry 12/11/2017 #90 In Poetry 13/11/2017 #108 In Poetry 14/11/2017 #120 In Poetry 15/11/2017 #311 In Poetry 18/11/2017 #139 In Poetry 19/11/2017 #160 In Poetry 20/11/2017 #146 In Poetry 21/11/2017 #131 In Poetry 6/12/2017 #170 In Poetry 29/12/2017 #159 In Poetry 31/12/2017 #354 In Poetry 16/2/2018 #157 In Poetry 11/3/2018 #241 In Poetry 27/4/2018 #128 In Poetry 29/4/2018 #326 In Poetry 30/4/2018 #314 In Poetry 17/6/2018 #319 In Poetry 27/8/2018 #186 In Poetry 1/9/2018 #184 In Poetry 9/6/2019 #187 In Poetry 12/6/2019 #123 In Poetry 24/11/2019 #122 In Poetry 25/11/2019 #148 In Poetry 26/11/2019 #131 In Poetry 28/11/2019 #145 In Poetry 30/11/2019 #446 In Poetry 21/3/2022 Copyright ©2017 fyeracia
All Rights Reserved
#79
goodbye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • My Wish
  • Semua Memukul (✅)
  • poem
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Rembulan Yang Sirna
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu

Aku tidak menulis ini untuk semua orang. Hanya untuk kamu- yang pernah merasa hilang, tapi bahkan tidak tahu ke mana harus pulang. 365 hari. 365 puisi. Tanpa jeda. Awalnya, ini hanya tentang menulis... lalu selesai. Tapi semakin jauh, aku mulai sadar- seperti ada sesuatu yang ikut menulis bersamaku. Sesuatu yang lebih jujur tentang luka daripada yang berani kita akui. Kalau kamu pernah: • tersenyum, tapi kosong • dikelilingi banyak orang, tapi tetap sendiri • atau hidup... tanpa benar-benar merasa hidup hati-hati. Buku ini bisa terasa terlalu dekat. Di dalamnya ada: luka yang tak sempat diberi nama, rindu yang kehilangan alamat, dan doa-doa yang hanya berani hidup dalam diam. Ini bukan sekadar tulisan. Ini jejak. Atau mungkin... pengakuan. Beberapa orang bilang, ada bagian yang terasa seperti ditulis khusus untuk mereka. Kebetulan? Atau... kamu yang memang sedang dipanggil? Mulai dari hari pertama. Kalau tidak ada yang kamu rasakan, kamu bebas pergi. Tapi kalau kamu memilih untuk tetap tinggal- bersiaplah. Karena mungkin, yang perlahan berubah bukan kata-katanya... melainkan kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines