Aksara Tanpa Nama

Aksara Tanpa Nama

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
-Ketika mulut tak mampu berkata. Pena mengambil alih melalui aksara yang tercipta- Karya yang hanya berupa kata sederhana, wujud nyata akan adanya sebuah rasa. Penulis menyebutnya puisi yang belum sempurna. Karna penulis masih pemula. Selamat membaca dan semoga berkenan di hati kalian. Terimakasih😊
All Rights Reserved
#37
damai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Rintik Rindu
  • Indonesian Poetry
  • Renjana
  • ABSURD QUOTES II
  • Jadi Antagonis Twins (On Going)
  • (NOT) REVENGE  (Tamat)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)

Disclaimer❗❗❗❗❗ [cerita ini merupakan cerita fiksi yang terinspirasi dari puisi yang saya buat sendiri. Bukan hasil plagiat dari siapapun. Karena kebetulan saya suka membuat puisi] jangan lupa vote dan komen ya teman sebagai bentuk apresiasi. ありがとうございます (Terimakasih)😇 Maaf banyak typo, pemula soalnya Harap di maklum🙂🙏 Ada beberapa kata kasar di dalamnya Bijaklah dalam membaca Ambil baiknya buang buruknya yaa 『Puisi di spil di ending🌺』 〖Tapi sebelum kesana baca dulu dari awal biar nyambung sama kisahnya pas nyampe di puisi yaa💕〗 Happy Reading Time❤ 。。。。。 Anaya Aurelia Dela, seorang remaja SMA yang hatinya sudah lama terpenjara oleh sahabatnya sendiri. Zayan Arshaka, seorang lelaki berparas tampan, cerdas, pintar, dan di kelilingi oleh harta yang bergelimang, membuatnya terlihat seperti sosok yang sempurna. Menjalin persahabatan dengan sosok seperti Zayan memang lah tidak mudah, terlebih segala perhatian yang Zayan berikan kepada Anaya telah berhasil membuat hatinya terpenjara. Namun terlalu banyak penghalang bagi Anaya untuk mengungkapkan perasaannya, terutama perbedaan kepercayaan yang sangat jauh bagaikan sebuah tembok raksasa yang berhasil menghalangi perasaannya. Lalu apakah yang akan Anaya lakukan untuk perasaannya? Akankah perasaan yang sedari dulu di pendamnya terbalaskan? 。。。。。 Dilarang keras untuk plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines