Raindrop(Revisi)

Raindrop(Revisi)

  • WpView
    LECTURES 484
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Chapitres 17
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 4, 2017
"Hujan adalah saksi terikatnya janji kita saat itu, Hujan adalah saksi perjuangan Cinta kita, Hujan pula adalah saksi terputusnya hubungan Cinta kita karena takdir Tuhan. Namun, semua itu akan selalu terukir di hati ini. Denis, pria dingin yang sangat jarang berbicara bertemu Dania, gadis yang lugu tapi tempramen terutama terhadap Denis. Karena perbedaan sikap yang sangat bertolak belakang membuat mereka sering bertengkar. Namun akan kah hati mereka dapat berdamai?dan akankah mereka bersatu? Atau mereka akan terpisah dan terikat oleh Cinta lain? ~Let's see the Story Only on Raindrop~
Tous Droits Réservés
#4
raindrop
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Tangis Dalam Hujan S1 (Completed)
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Seni Aklimatisasi
  • Dear Anonymous
  • My Home [Hujan Series]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu