Tangisan yang [tak] Terdengar

Tangisan yang [tak] Terdengar

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 5, 2017
WpInfo
Fiction
Social Themes
Ayah ... saat mendengar kata itu, mungkin kebanyakan orang akan langsung terpikirkan dengan sosok yang kuat, tegas, dan seram. Namun, dibalik semua itu, tangisannya sama sekali tak pernah terdengar. Bahkan air matanya pun tak pernah ia izinkan untuk keluar lebih lama. Ayah ... sosok pemimpin dalam keluarga. Sosok yang akan terus berusaha agar tak terombang-ambing dalam badai kehidupan. Yang akan selalu menjaga keutuhan anggotanya. Ayah ... izinkan aku untuk lebih memahamimu. 25.08.2017
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Friendship
  • AIR MATA AWAN || YU JUNWON
  • 𝐓𝐔𝐀𝐍 𝐌𝐔𝐃𝐀 𝐊𝐈𝐌 (𝐄𝐧𝐝)
  • Happy?? [Taejin][Taekook]

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines