RainIsLove

RainIsLove

  • WpView
    Reads 8,424
  • WpVote
    Votes 285
  • WpPart
    Parts 106
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 31, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cowok itu kenapa sih ? emang kenapa ? kok tidur terus😂 hahahha😆 tanpa aku sadari hal itu yang membuat aku jatuh cinta sama kamu .. iya kamu 'Rain' .. waktu tak terasa hingga 1 tahun, rasa ini masih ada untuk kamu aku yang berjuang untuk kamu, aku yang selalu ada buat kamu.. tapi kamu malah memilih dia, iya dia yang pertama kamu kenal !! lalu yang kedua.. kamu memilih teman sekelasku sendiri😢 rasa sakit ini semakin menjadi.. saat aku melihat kamu bersama dia di dalam kelas.. tapi apa dayaku yang hanya bisa melihat dan memandangmu dari jauh😢 walaupun aku tau itu semua, aku tetap saja mengharapkan pintu hatimu itu terbuka untukku.. walaupun aku tau itu tak kan pernah terjadi😢 I LOVE YOU 14 NOVEMBER..
All Rights Reserved
#179
november
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines