See You Again

See You Again

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Dilarang plagiat karya ini Asli pemikiran gw Diharap menjadi pembaca yang bijak... Yang selalu meninggalkan jejak... Vote & Comment ditunggu... Don't comment yang merusak mood penulis ya... Sanezya Maheswara Sabita, nama gadis yang telah memporak porandakan dinding penyekat jantung Given Arkasa Bintang. Nezya panggilan gadis bermanik mata hazel itu. Gadis yang tiba-tiba datang kembali namun dengan cara yang menarik. Nezya dulu hanya sebatas teman dari mantan kekasih kembarannya, yang sebatas hanya lewat sekilas dari dunia Given. Namun sekarang mungkin Nezya akan tinggal, tapi akankah tuk sementara atau selamanya??? TBC...
All Rights Reserved
#12
given
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Something Called Hope | Completed
  • the hope
  • Love Letters [END]
  • love bells[ON GOING]
  • Hi, Pak Dosen!
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines