Lautan Rasa

Lautan Rasa

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 14, 2017
Kesungguhan yang kuredam bertahun-tahun, kini memuncak Bendungan yang kubuat sejak tahun pertama telah runtuh. Rasaku tak kuasa untuk berbicara, Pria satu dari sekian yang hadir. Jika waktu mampu memutus, Maka sudah lama rasa itu pupus. Namun tahu kah kamu, Tidak ada batas waktu untuk rasa, Dia mampu mengoyak hati sang empunya menjadi potongan terkecil Tanpa bisa membatasi berapa banyak ia mampu menghasilkan. Lamanya waktu, membuatku berkicau dari lembar satu hingga lembaran yang menggunung. Bukan hanya untaian kata tak bermakna yang kutulis, Inilah isi hatiku, ini kejujuranku, ini suguhan sederhanaku. Mengingatmu, menjadi hal luar biasa. Tanpa persetujuan darimu aku memiliki cinta dalam palung tersembunyi Untuk namamu. Begitu juga ketika barisan nama milikmu menjadi tulisan kesukaanku di dunia maya, buku dairyku, blog setiaku, dan ditempat mana pun aku ingin. Sekali lagi karena itu kamu, Nama yang tersisa, sampai detik ini sulit kuenyahkan. Kupersembahkan "Lautan Rasa" untukmu yang jauh dari gapaianku, Kabur dari penglihatanku, Dan mulai jauh ketika aku mengusahakannya untuk maju. Setidaknya, terima kasih atas torehan masa lalu. Dariku, Peghimpun perasaan dalam dingin dan luasnya "Lautan Rasa"
All Rights Reserved
#103
struggle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Hikayat Cinta Sang Iblis [END]
  • Mate in You
  • flashback~
  • Mahligai Sunyi
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Narasi patah hati
  • Selamat Datang Cinta

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines