Story cover for Payung by hafidzahalwi
Payung
  • WpView
    Reads 640
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 640
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Aug 27, 2017
"Payung" Phaendra Yunan. Nama samaran yang Lenna pakai untuk menyebut cowok yang dikaguminya itu. 


"Menurut gue cinta itu bukan takdir agar kita saling bertemu. Cinta itu, pemanis hidup yang diberi tuhan untuk kita. Biar hidup lo itu gak datar-datar amat." Tampak jelas senyum khasnya yang terukir sempurna di wajah tampan Endra.  


Untuk kesekian kalinya,
Lenna rindu payungnya yang teduh itu...
All Rights Reserved
Sign up to add Payung to your library and receive updates
or
#1cintaputihbiru
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
ARTEMIS cover
OLINE!? (ONDAH)  cover
Antara dua luka cover
Memories of 31 december cover
Leona[Hiatus] cover
MIRACLE cover
The Last Birthday With You  cover
OKIN(oline ekin) cover
Umbrella and Rain cover
Silent Scars | Orine cover

ARTEMIS

20 parts Ongoing

"Heh! Lo mau mati? Lo ga liat ada mobil tadi?!" pertanyaan sarkas itu terlontar dari seorang gadis dengan Hoodie hitam kebesaran dan rok biru yang ia kenakan. Anak laki laki itu terduduk di bahu jalan tidak menjawab apapun dia hanya menatap gadis itu parau, gadis itu berdecak melihat lelaki yang ia tolong diam saja bahkan tidak bergerak. "Ck,malah diem. kalo di tanya itu jawab." kesalnya, ia berbalik mengambil payung yang sebelumnya ia lempar karna menyelamatkan laki laki itu. Berjalan lagi ke arah laki laki itu dan memberikan payungnya berwarna kuning padanya, Laki laki itu mendongak melihat wajah gadis itu. "Nih ambil, muka Lo udh kaya mumi tau!" katanya dengan mengambil tangan lelaki itu untuk menyuruhnya memegang payungnya. "Gue ga butuh ini." jawab lelaki tersebut akhirnya membuka suara. "Udah ambil!" balasnya memaksa. "Tap-" katanya terpotong "gue mau balik!, Lo jangan lakuin hal bodoh itu lagi! nanti yang di atas marah." katanya sembari mengarahkan telunjuknya ke atas dan berbalik menerobos hujan. Lelaki itu tertegun mendengar ucapan gadis itu ia terus menatapnya sampai punggung nya tidak lagi terlihat dan beralih pada payung yang gadis itu berikan dan tanpa ia sadari seulas senyum tipis terukir di bibirnya. Lelaki itu pun mulai berjalan kearah sebaliknya dengan memakai payung itu.