The Puzzle Of Life

The Puzzle Of Life

  • WpView
    Reads 293,987
  • WpVote
    Votes 5,994
  • WpPart
    Parts 165
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 25, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Menurutku hidup itu ibarat kayak main puzzle. Kita ditugasin buat mencari , mengumpulkan dan menyatukan segala hal yang pernah hilang menjadi utuh seperti sedia kala. Ya sama kayak kehidupan yang selalu menghadirkan teka - teki di setiap harinya. Tulisan ini lebih ke sebuah catatan kecil yang gua bagikan dengan harapan semoga bisa bermafaat bagi semua yang membaca. Note : Ini tentang pemikiran yang tak dapat di ucapkan secara lisan namun melalui rangkaian kata - kata , berbagai macam kutipan yang ada di novel-film- para tokoh terkenal dan fakta psikologi.
All Rights Reserved
#10
opini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • CREATING LOVE
  • KAIFA HALUKI??
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Like Father Like Son
  • THIS YOU!!?
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Cinta Berbalut Puisi
  • never give up

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines