Story cover for My Diary by Rarararara10
My Diary
  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado ago 27, 2017
Hanya kumpulan kata yang mewakili hati seorang wanita yang pernah merasakan jatuh cinta dan patah hati terhebat.
Seorang wanita yang mencintai seseorang dengan sangat
Seorang wanita yang selalu ditinggal tanpa alasan.
Seorang wanita yang hanya memiliki air mata untuk menggambarkan kehancuran hatinya.
Dan seorang wanita yang tak mengerti cara melupakan
Karna semuanya terlalu indah untuk dilupakan tetapi terlalu sakit untuk dikenang
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir My Diary a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
𝑳𝒐𝒗𝒆 𝑺𝒄𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐 🌹 de Rcsy2001
108 partes Concluida
'𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓸𝓯 𝓜𝔂 𝓕𝓮𝓮𝓵𝓲𝓷𝓰'𝓼.' 𝐼𝑛𝑖 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑎𝑘𝑢 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑗𝑎𝑟𝑖 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑠𝑒𝑏𝑢𝑎ℎ ℎ𝑢𝑏𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑖𝑛𝑡𝑎𝑎𝑛. 𝑅𝑒𝑙𝑎𝑡𝑖𝑜𝑛𝑠ℎ𝑖𝑝. 𝑆𝑒𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟𝑛𝑦𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑚𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑖𝑛𝑖, 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑎𝑘𝑢 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑏𝑒𝑟𝑚𝑎𝑖𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 ℎ𝑎𝑡𝑖. 𝑀𝑒𝑛𝑔𝑔𝑢𝑛𝑎𝑘𝑎𝑛 ℎ𝑎𝑡𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 𝑠𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡, 𝑗𝑢𝑗𝑢𝑟. 𝑀𝑒𝑛𝑦𝑒𝑏𝑎𝑙𝑘𝑎𝑛. 𝑇𝑎𝑝𝑖 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟𝑛𝑦𝑎 ℎ𝑎𝑡𝑖 𝑖𝑘𝑢𝑡 𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 𝑎𝑙𝑖ℎ 𝑑𝑖𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚𝑛𝑦𝑎. 𝐷𝑎𝑛 𝑗𝑎𝑑𝑖𝑙𝑎ℎ 𝑤𝑜𝑟𝑘 𝑖𝑛𝑖. 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑖𝑚𝑝𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑐𝑎𝑛𝑡𝑢𝑚𝑘𝑎𝑛 𝑛𝑎𝑚𝑎, 𝑠𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑔ℎ𝑎𝑟𝑔𝑎𝑖 𝑠𝑒𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠, 𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑗𝑎𝑘 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑎𝑐𝑎. 𝐻𝑜𝑝𝑒 𝑦𝑜𝑢 𝑒𝑛𝑗𝑜𝑦 𝑖𝑡!🌹 -𝑅𝑐𝑠𝑦2001-
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Shadow That Fades cover
𝑳𝒐𝒗𝒆 𝑺𝒄𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐 🌹 cover
ASKARA LANGIT BIRU cover
Rahasia Sebuah Cinta cover
You Are My Dream cover
Secret Admirer (Completed) / [Septian David Maulana] cover
Another Me cover
cerita jatuh cinta cover
Beni cover
LUKA cover

Shadow That Fades

3 partes Concluida

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.