Can I married now?

Can I married now?

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 8, 2017
Saat seseorang yang kau inginkan membuatmu jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Dan melalukan semua hal manis yang membuatmu berbunga-bunga. Ia memujamu dan membuatmu tak bisa melepaskannya. Lalu kalimat terindah didunia itu diucapkan. Matamu ingin menangis, hatimu ingin mengiyakan, tapi logikamu berkata sebaliknya. Pilihan itu kemudian menghantuimu, akan menerimanya tapi hidup dengan rahasia, atau mengatakan rahasia yang kau pendam seumur hidup dan bersiap untuk ditinggalkan? Aku adalah orang yang mengalami ini semua, ini kisahku, Natasya Almira. Aku ingin menikah tapi aku juga tak ingin ditinggalkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [COMPLETED] 7 Days
  • The Ties of Rumor! (complete)
  • Informed Consent
  • Love And Hurts (SELESAI)
  • Destiny (Tersedia E-book)
  • Komposisi Cinta (END)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • May I Love You?

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines