Fatwa Hati

Fatwa Hati

  • WpView
    Reads 1,235
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 3, 2017
Ini bukan siapa yang paling sempurna. Namun tentang bagaimana proses menjadi sempurna. -Ai
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Sendiri
  • Antara Aku Kau dan Rahasia
  • Taaruf
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • Di Atas Petala Cinta
  • True Love [Completed✔]
  • BADAI PERNIKAHAN (End)
  • Kita
  • Mr. Perfectly Fine [COMPLETED]
  • Akhir ku, awal kenangan ku

Jika pertemuan pertama hanyalah sebuah ketidaksengajaan, dan pertemuan kedua sekadar kebetulan, mungkinkah pertemuan ketiga adalah cara Tuhan menulis takdir sebenarnya yang sempat tertunda? _____ Ayla tak pernah memilih Ibran, tapi takdir memilihkan nama lelaki itu sebagai suaminya. Pernikahan mereka tidak diawali oleh cinta, melainkan karena warisan janji yang tak pernah ia buat namun harus ia bayar dengan seluruh hidupnya. Lelaki itu pernah mencintai perempuan lain yang menjadi istri pertamanya. Pernah membangun dunia yang kini telah runtuh. Kepergian sang istri membuatnya hancur. Ia mencoba bangkit meninggalkan segalanya, termasuk Ayla demi masa depan. Ketika waktu dan jarak menjadi dinding diantara mereka, Ayla belajar memahami bagaimana mempertahankan rumah tangganya. Tanpa kehadiran, tanpa kepastian. Hanya harapan yang perlahan menjadi luka. Dua tahun ia menunggu. Bukan hanya menunggu seorang suami pulang, tapi juga menunggu dirinya didengar, dilihat, dan dicintai kembali. Dua tahun juga bukan waktu yang singkat. Tapi sampai kapan cinta bisa bertahan saat hanya satu hati yang berjuang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines