The Magic Of Time

The Magic Of Time

  • WpView
    LECTURAS 279
  • WpVote
    Votos 73
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 31, 2018
"Semalam, Waktu mengunjungiku." Aku ingin tertawa, benar-benar ingin. Aku tidak peduli apa Waktu benar-benar bisa berwujud, atau memesan taksi untuk mengunjungiku. Yang ingin aku lakukan saat ini hanyalah tertawa, tertawa. ***** Hidupku berubah sejak seorang gadis putih memutuskan tinggal di kamarku. Dan membuatku mendapat banyak teman. Hidupku berubah, kakakku yang awalnya bandel dan bebal mendadak berubah, beralasan karena aku katanya. Seorang lelaki perokok yang tiap siang pergi ke belakang perpustakaan, dan mendengarkanku menceramahinya, lalu meminta permen begitu aku selesai berceramah. Hingga berubahnya semua itu membuatku merasa, Merasa kalau lebih baik aku tidak pernah mendapatkan semua itu jika aku tahu akan berakhir seperti ini.
Todos los derechos reservados
#328
raka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Nobody Knows (HIATUS)
  • K.I.T.A
  • Menyimpan Rasa (END)
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Devilicya [END]
  • As Time Allows
  • The First, Not the Last
  • Kenapa Harus Dia?
  • 5 Years Later

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido