We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Allasso

Allasso

  • WpView
    Reads 362
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tidak pernah tau kenapa tuhan mempertemukanku dengannya, mengunci seluruh perhatianku dengan kedipan mata. aku tidak pernah tau kenapa tuhan menjatuhkan rasa terindah yang aku punya dalam hatiku pada sosoknya. sebuah rasa yang pelan tapi pasti telah berkembang menjadi pohon-pohon harapan kebahagian. aku tidak tahu kenapa hanya sepersekian detik aku menatapnya rasaku telah berputar haluan menuju ke dermaga cintanya. Bagaimana aku sanggup menolehkan leherku disaat dia memenjarakan pandanganku padanya ? apapun rintangannya aku tak pernah takut memikulnya, dia mengajariku agar tetap kokoh berdiri tegas. Dan satu lagi , aku tidak pernah tau kenapa justru disaat aku menetapkan rasa itu disutulah ceritaku mulai mengalami titik buram. yang jelas aku tidak tahu akan berlabuh bahagia atau malah sebaliknya. Dia selalu mengatakan " I see my future in your eyes". -Audy Ashaki-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Full Of Scratches
  • Struggled
  • A Fractured Soul
  • Amour (COMPLETE)
  • Sejenak Luka
  • About kevin (End)✅
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Cempaka Terakhir ✔
  • My Destiny (Complete)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines