Story cover for SI CENTIL (HORROR)  by olfin_ulum
SI CENTIL (HORROR)
  • WpView
    Leituras 1,150
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Capítulos 11
  • WpView
    Leituras 1,150
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Capítulos 11
Em andamento, Primeira publicação em ago 28, 2017
Si centil memiliki kemampuan untuk melihat mereka yang tak kasat mata, banyak kejadian yang dia alami dalam hidup nya
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar SI CENTIL (HORROR) à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#37serem
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
CENAYANG cover
mine, amora  cover
TEROR ORGANISASI [OG] cover
UNIT KOSONG cover
Hah!Dukun? cover
Terperangkap gairah Alam Gaib cover
TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg} cover
Adu Rayu cover
ASRAMA 13  ||  Mark Haechan Jeno Jaemin  || cover
Cinta misteri season 1 Happy ending  cover

CENAYANG

33 capítulos Em andamento

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."