Story cover for DIAM by rnaslsbla
DIAM
  • WpView
    LECTURES 40,436
  • WpVote
    Votes 1,873
  • WpPart
    Chapitres 33
  • WpView
    LECTURES 40,436
  • WpVote
    Votes 1,873
  • WpPart
    Chapitres 33
Terminé, Publié initialement août 29, 2017
#SELESAI


*sebagian cerita di private
*cerita ke lima yang ditulis tentang Galathe
  
  



" Thea.... gue mohon lo ngertiin posisi gue ...."

" untuk mengerti lo sama aja dengan nyuruh gue mundur? kenapa harus gue yang mundur? kenapa harus gue yang nyerah ?kenapa harus gue yang ngertiin posisi lo ? kalo gue yang terus-terusan ngerti lo , lalu siapa yang akan mengerti gue ? "

" Dia hamil anak gue ....."

" oke ..., lalu ? inget , dia itu siapa ? dia cewek yang selama ini ngancurin hidup lo !!!! dia yang selama ini manfaatin lo !!!! dia yang selama ini memperbudak lo !!!! "

" thea ...." ucapnya putus asa 

" apa pantas tulusnya gue ditukar dengan kemunafikan perempuan itu ? atau lo memang senang mempertahankan perempuan seperti itu ? atau lo udah emang biasa dengan perempuan-peremuan munafik sampai-sampai lo gak bisa mempertahankan gue ? ( menarik nafasnya pelan ) kalo benar lo lebih senang mempertahankan perempuan munafik , perempuan jahat , gue akan meminta Nayla untuk mengajarkan gue tentang semuanya . .., biar lo bisa mempertahankan gue !!!!! kapan sih lo sadar , apa harus gue pecahin kepala lo , agar lo sadar !!!!!!!"

"ini bukan tentang itu Thea ....."

" lalu tentang apa ? lo berbicara seperti ini seolah-olah lo mau membatalkan pertunangan kita , seolah-olah lo mau pergi ninggalin gue !!!! ... apa sebegitu gak bisanya lo mempertahankan gue atau apa gue emang gak pantas untuk diperjuangkan !!!!!" Thea terisak dan tangannya sedikit mendorong Badan Galang saking emosinya
Tous Droits Réservés
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter DIAM à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#44genkmotor
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Xagala, écrit par FanisaSibarani
14 chapitres Terminé
Sosok yang tampaknya lahir ke dunia hanya untuk menghancurkan apa pun yang ia sentuh. Xakia tidak pernah bisa melupakan bagaimana tatapan mata itu berubah menjadi sesuatu yang lebih mengerikan pada malam jembatan. Bagaimana ia hampir kehilangan segalanya. Dan bagaimana semuanya berakhir dengan satu pukulan keras satu hantaman yang membungkam monster itu. Gala, pria yang muncul entah dari mana, adalah sosok yang penuh misteri. Setelah malam itu, Xakia mulai melihatnya lebih sering. Selalu di tempat-tempat yang tidak seharusnya ia ada. Selalu dalam situasi yang tidak bisa dijelaskan. Seolah-olah ia adalah bayangan yang mengikuti Xakia, seseorang yang tahu lebih banyak dari yang seharusnya. Sekarang, di bawah hujan yang mengguyur tanpa henti, mereka kembali bertemu. Xakia menatap Gala dengan mata yang penuh pertanyaan. "Kenapa kau selalu muncul? Apa yang kau inginkan dariku?" Gala menghela napas, menyapu rambut basahnya ke belakang. "Aku tidak menginginkan apa pun." Suaranya tenang, tapi ada sesuatu di baliknya sesuatu yang tidak Xakia mengerti. "Lalu kenapa kau memukulnya?" Xakia menatap tubuh yang tak bergerak di tanah, darahnya bercampur air hujan, mengalir menuju lubang drainase di pinggir jalan. Gala tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap tubuh itu sejenak, lalu berbalik menghadap Xakia. "Karena jika aku tidak melakukannya, kau tidak akan pernah bisa lari." Ketegangan di antara mereka begitu pekat, seolah udara sendiri menahan napas. Lalu, sirene polisi mulai terdengar di kejauhan. Lampu merah dan biru berpendar di balik rintik hujan. Gala menatap Xakia dalam-dalam. "Kita harus pergi. Sekarang." Dan tanpa menunggu jawaban, ia menarik tangan Xakia, membawa gadis itu pergi dari malam yang akan mengubah hidup mereka selamanya.
𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END), écrit par OktaviaWulan845
51 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Naya dan miko itu sudah bersahabat sejak mereka masih di dalam kandungan. Otak mereka yang sama-sama tak waras itu malah membuat persahabatan mereka bisa bertahan sampai sekarang. Namun ada fakta yang begitu besar yang naya tidak tau, miko memiliki tumor otak yang baru diketahuinya satu tahun lalu, dan dokter mengatakan bahwa umurnya sudah tak lama lagi. Fakta itu yang membuat miko ingin melakukan sesuatu yang belum pernah ia lakukan selama ini, miko berusaha membuat orang-orang disekitarnya bahagia setidaknya sebelum ia mati Tapi semakin lama miko merasa perasaannya untuk naya itu semakin hari semakin aneh, ada rasa tak suka saat naya berdekatan dengan laki-laki lain (raka guru mereka disekolah) naya suka pada raka tapi raka tak menyukainya. Perjuangan naya untuk mendapatkan raka berhasil membuat miko terluka Akan kah miko mengungkapkan perasaannya? Atau ia hanya akan memendam selamanya? Dan akan kah naya bisa mendapatkan raka? Dan mengtahui tentang penyakit miko? . . "laper gue ko,beliin gue es kelapa muda napa"ucap naya sambil mengibasi wajahnya yang kepanasan "buta mata lo?disini cuman ada kita berdua,lo nyuruh gue beli dimana oon"ucap miko melempar batu kecil pada naya "elo sih ngajaknya kesini"ucap naya menatap miko kesal "elo sih ngapain pake laper segala,ganjel aja dulu noh pake air laut,kembung dah lo setaon"ucap miko menunjuk laut dengan dagunya, membuat naya menatapnya sinis. . . . Percintaan+persahabat+keluarga+ngakak+sedih+emosi+jungkir balik..... semua dirangkum dalam cerita ini. So tunggu apa lagi? Don't forget like,comen,follow and share yaa jangan LUPA bintangnyaaaaaa THANK YOU❤
ASAVELA KIARA , écrit par naaa_day
18 chapitres En cours d'écriture
"Jangan takut pada manusia tapi takut lah pada tuhan" _Asavela kiara_ ✨✨✨ pernah kah kau mendengar atau melihat tentang seseorang yang memiliki dua sifat?tentu ada di dalam dunia ini, bagaimana ciri ciri nya? sini, cerita ini akan mengajarimu tentang kehidupan yang munafik sebenarnya kenalin seorang gadis cantik yang terkenal kejam yang tidak memiliki rasa kasian kepada sesama manusia di sekolah nya dan di kota tempat dia tinggal dan lahir,di paksa pindah oleh sahabat nya untuk tinggal bersama ayah dan kedua Abang nya di Bandung "Sa...Lo kenapa nggak tinggal sama bokap lo aja sih, ayo lah gue sendiri disini,rasanya kalau nggak ada lo nggak enak,gue nggak punya teman sa, Lo pindah ke Bandung aja sa biar gue ada teman"ucap gadis dari sebrang sana. "gue mau ,tapi Lo tau kan half soul butuh gue"jawab gadis yang sedang calling with bestienya. "iya, gue tau tapi kan masih ada anggota inti lainnya,pliss saa pliss demi sahabat lo ini" paksa gadis di sebrang sana lagi. "okay gue pindah ke sana". "yeayy...,kapan Lo pindah?,nanti suruh bokap lo nyekolahkan Lo sama gue ya". "ya.., gue pindah 2-3 hari lagi,gue harus izin ke nenek dan gue harus berziarah ke makam ibu gue dulu" ucap gadis itu menjawab pertanyaan sahabatnya. "oke,gue titip salam ke almarhumah ibu ya" "yaa"balas gadis itu dan langsung mengakhiri panggilan telepon sahabatnya 'huh' desuh gadis itu menghela nafas 'Bandung i coming...' ✨✨✨ 🔔ini cerita pertama aku ya jadi maaf kalau kurang nyambung atau menarik dan banyak typo nya. 🔔 cerita ini dari otak ku sendiri ya,tidak mengcopy cerita manapun. 🔔jangan lupa follow 🔔happy reading
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Bukan ZONK!  cover
Xagala cover
Alara's Brothers (Telah Terbit) cover
GRIZLEN {On Going} cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
𝘖𝘯𝘭𝘺 𝘠𝘰𝘶 (END) cover
ARIANA ( Lengkap ) cover
Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT] cover
ASAVELA KIARA  cover
Three Targeted Girls!! cover

Bukan ZONK!

80 chapitres Terminé

"Jadi gue harap lo bisa akting" Abel mendongak menatap bingung Aidan "Akting? Untuk apa?" Aidan berdecak. "Hamil!" bentak Aidan ketus. Abel terkesiap Akting hamil? Padahalkan dirinya memang benar-benar hamil! Kegilaan macam apa lagi ini! "Gue harap lo bertindak layaknya wanita hamil" Abel mendengus. Memangnya wanita hamil bertindak seperti apa? "Pokoknya sebelum bayi itu lahir, lo harus bertindak layaknya orang hamil. Jangan lupa setiap bulannya lo harus membesarkan ukuran perut, dan buat se 'real' mungkin biar orang-orang percaya" Abel tersenyum miris mendengar setiap ucapan yang Aidan lontarkan. Bagaimana mungkin dirinya harus berakting layaknya orang hamil, sementara dirinya sendiri hamil tanpa diminta? Aidan langsung berbalik pergi, Abel mendengus. Kemudian menundukkan kepala menatap perut datarnya "Sabar ya sayang, jangan merasa 'aneh' mendengarkan percakapan mama tadi. Seengaknya mama nggak harus nutupi perut mama untuk bulan-bulan selanjutnya kan?" jelas Abel, pada calon bayinya. Setidaknya dengan adanya 'titah' Aidan ini. Mau sebesar apapun perut Abel nanti, ia tak perlu risau, karena pasti Aidan akan menganggap 'perut buncit' Abel itu bohongan. (CERITA SUDAH TERSEDIA LENGKAP DI KARYAKARSA!) Start: 27/6/1