Adnan : Perih

Adnan : Perih

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
Beratus-ratus pucuk surat yang telah dibaca Nicha. Tidak satupun surat yang tidak membuatnya berurai air mata. Tidak satupun surat yang tidak membuatnya merindukan Adnan yang entah dimana. Enggan sekali rasanya memberi tahu, untuk sekedar melepas pisau tajam yang menikam hati Nicha. Ya, Rindu.
All Rights Reserved
#590
melodrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • Sweet RomanShit
  • Suddenly Marriage
  • cadarku sayang,cadarku malang
  • SABDA CINTA
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Kawin Gantung(SELESAI)
  • Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya)
  • Marriage, Not Dating
  • Together

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines