Menanti Sebuah Jawaban

Menanti Sebuah Jawaban

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 19, 2017
Sebuah karya dari salah satu crew SN Mengisahkan seorang perempuan yang terjebak dalam friendzone. Kisah klasik yang mungkin sering diceritakan banyak orang. Kisah yang juga mungkin sudah banyak pasang manusia yang mengalaminya. Ini cerita tentang sebuah rasa. Yang terhalang oleh dinding bernama persahabatan. Cerita cinta yang dialami oleh Nayyara Ganefi. Gadis cantik yang mencintai Barra Pramudya, sahabatnya. Akankah ceritanya berakhir bahagia seperti harapan banyak orang? Ataukah ia harus merelakan sahabatnya itu dan mencoba menerima sosok Syafiq Rahmansyah? "Aku bukan pria pengecut yang gak bertanggung jawab atas apa yang kulakukan, Nay." "Tapi kamu telat, Bar." "Gak ada kata telat untuk mendapatkan hakku!" geramnya tertahan. Nayyara menggeleng. Bukan ini bukan masalah Nayyara tidak mencintai Barra lagi. Tapi karena keadaan mereka sudah berbeda. Dan Nayyara juga tidak ingin tanggung jawab Barra karena terpaksa atau kewajibannya. "Tapi memang nyatanya kamu telat! Aku sudah milik orang lain," ucap Nayyara lantang. Barra membeku mendengarnya. Terlebih Nayyara menunjukkan cincin yang melingkar di jari manis kirinya. Apa memang ia terlambat? Bolehkah dia egois merebut Nayyara dari orang lain?
All Rights Reserved
#30
rizkynazar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Can't Be Friends
  • Delapan Pemain Satu Batas 1
  • REGRET
  • Antara Rasa dan Jarak (S1)
  • THE BACHELORS [TAMAT]
  • Rannia√
  • Heart Breakers
  • Nara
  • K.A.V

"Bee, inget ya lo nggak boleh jatuh cinta sama gue, soalnya diliat-liat gue makin hari makin ganteng ini, ngeri lo khilaf" -Satriya Arbi Narakha "Boro-boro khilaf, Sat! Liat muka lo aja mual gue. Lagian siapa yang mau sama cowok playboy tengil kayak lo? Yeuuuu! -Xabira Salsha Aruni Kemudian, Xabira termakan omongannya sendiri. Terlalu sering bersama membuat perasaan gadis itu mulai berubah dan melewati batas pada Satriya, hingga sampai ia merasakan benih-benih cinta terus bertumbuh di hatinya. Namun sayangnya, Satriya telah menyimpan rasa pada perempuan lain yang bukan dirinya. Dan kemarahan Satriya saat mengetahui tentang perasaan Xabira seperti memukul mundur dirinya untuk bergerak ke arah lelaki itu. Bagaimana kisah mereka? Akankah Xabira mengalah dan mengubur kembali perasaannya demi menjaga pertemanan? atau justru maju dengan resiko kehilangan sahabat sekaligus cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines