Please Don't

Please Don't

  • WpView
    MGA BUMASA 102
  • WpVote
    Mga Boto 6
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadKumpleto Mon, Sep 4, 2017
WpInfo
Fanfic
"Kami akan segera menikah, lihat lah ini " (sambil menunjukkan cincin yang ada di jari mereka berdua) "ahhhh.... benarkah", aku hanya bisa termenung sejenak "heiiii ekpresi macam apa itu? mendengar sahabatnya ingin menikah, kau tidak ingin mengatakan sesuatu?", ucapnya sambil tersenyum "yaaa selamat!, aku turut bahagia" Kata-kata itu sama sekali bukan dari lubuk hatiku, aku seperti tidak bisa bernafas saat dia mengatakan akan menikah. Kami bertiga memang sudah lama saling mengenal, karena kami adalah sahabat sejak SMA. Baru 2 bulan lalu mereka mengatakan padaku telah menjalin hubungan kekasih. Sampai akhirnya mereka mengumumkan akan segera menikah. Aku tidak bisa bersikap biasa saja, karena aku menyukainya...tolong jangan seperti ini? Tidak bisakah aku yang di sampingmu?
All Rights Reserved
#3
dasom
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • FOREVER || myg x y/n (END)
  • "Marriage"
  • MaBoy { Sungsun / sunsun }
  • Fake Love
  • Where's Home
  • Sure I Love You
  • friends become love-JJK
  • Mr. Boss and Mr. Secretary | Heesun/Heenoo [END]
  • Awake [Jungkook BTS Fanfict]
  • THE BEST FRIEND [GFRIEND FF]

"Kita baru menikah dua bulan, bagaimana mungkin kau bisa hamil secepat ini, Y/n?" -Yoongi- "Bukankah seharusnya kita bahagia? di luar sana, banyak pasangan yang menghabiskan waktu sangat lama untuk memiliki anak. Tapi kita diberi hadiah secepat ini, Yoon" -Y/n- "Aku bahkan belum terfikirkan untuk memiliki anak dalam waktu dekat. Apa alat tes kehamilan sudah akurat? bisa saja alat itu salah. sebaiknya kita periksa ke dokter kandungan." -Yoongi- "Kalau kehadiran anak ini membuat kita bertengkar terus, aku lebih milih anak ini hilang dari kandunganku." -Y/n- "Aku dan istriku harus menunggu sampai tiga tahun untuk kehadiran Kim Yeo Joon di hidup kami. Kau dan Y/n sangat beruntung, Hyung" -Namjoon- "Pria mana yang tidak bahagia ketika istrinya hamil? Aku bahagia. Namun rasa takutku ini jauh lebih besar. Aku takut gagal menjadi sosok Ayah yang baik untuk anakku." -Yoongi- "Aku cemburu. Bukan karena penggemarmu. Bukan pula karena berita dating yang dibuat-buat oleh penggemarmu. Tapi Aku cemburu dengan wanita diluar sana yang bisa leluasa menghabiskan waktu bersama suaminya, yang bisa mengunggah setiap momen di sosial media tanpa perlu memikirkan perasaan orang lain. Aku ingin seperti pasangan suami istri pada umumnya. Bisakah kita seperti itu?" -Y/n- "Dari awal kau sudah tau apa pekerjaanku dan konsekuensi menikah dengan orang sepertiku. Aku pernah bertanya padamu saat malam pertama pernikahan kita tentang hal ini. Dan kau bilang tidak masalah, kau tidak merasa keberatan. Lalu mengapa saat ini dipermasalahkan? Sejujurnya, Aku pun tidak menginginkan situasi seperti ini. Aku bahkan ingin sekali memberitahukan kepada seluruh dunia tentang statusku, tentang keberadaanmu dan semua hal yang sudah kita lalui. Tapi Aku belum bisa melakukan itu sekarang. Mohon bersabarlah istriku. Hari itu pasti akan tiba. Hari dimana Aku memperkenalkanmu ke seluruh dunia." -Yoongi-

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman