Quotes (Human Life 2)

Quotes (Human Life 2)

  • WpView
    Reads 2,725
  • WpVote
    Votes 165
  • WpPart
    Parts 100
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 25, 2018
Untukmu yang lebih menunggu seseorang yang di inginkan, ketimbang memilih yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah. Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius. Semua karya saya terinspirasi dari karya motivator yang luar biasa. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua yang baca. Maafkan kata katanya jika ada yang kurang atau typo, karena saya baru belajar dan saya bukan malaikat yang selalu benar bukan juga syaiton yang selalu salah, saya hanya "manusia" biasa yang pernah berbuat kebenaran dan kesalahan. Semoga di beri pahala bagi orang yang hoby membaca. Aminnn Salam hangat buat kamu yang hoby baca (alias kutu buku) dari author yang masih abal - abal.
All Rights Reserved
#666
katakata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Ramesta (RAHASIA SEMESTA) |REVISI
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • 𝑭𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒆 𝒕𝒐 𝑴𝒚𝒔𝒆𝒍𝒇✨ | 𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓛𝓸𝓿𝓮 𝓜𝔂𝓼𝓮𝓵𝓯✨
  • AFKARA [END]
  • Waiting [COMPLETE]
  • Scars To Your Beautiful {END}

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines