Your Frozen Heart

Your Frozen Heart

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 1, 2017
Nathan Zaviero Alexander, lelaki playboy dan brengsek. Bukan tanpa alasan, pengkhianatan yang diterimanya dari orang-orang disekitarnya mendorongnya melakukan semua itu. Tapi siapa sangka, setelah bertemu Carra Crisenzia membuatnya berubah 180 derajat. Dingin, cuek, dan tertutup. Tiga kata yang menggambarkannya, dia ada tapi tak tersentuh, dia didekatku tapi terasa jauh, dia bersamaku tapi tak bisa ku genggam. Seakan-akan ia membangun tembok penghalang yang sangat besar. Entah mengapa dia memiliki pesona tersendiri dimataku. Apakah ini hanya ketertarikan sesaat?? Atau karma ku telah datang?? ~ Nathan Zaviero Alexander
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • arsen
  • My Ice Antariksa
  • The Cupu Is A Doll
  • Ellara Le Runa
  • BadBoy Promise
  • Lovable Bad Boy
  • Look At Me Now
  • Start With You
  • SEAN
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
arsen

Gadis itu tak henti menangis di atas kasur yang entah milik siapa. Ahh bukan gadis, lebih tepatnya wanita. Hatinya terasa hancur melihat keadaannya saat ini. Badan polosnya tanpa busana ditutupi oleh selimut tebal dan apa ini? Seorang pria yang sangat ia kenali sedang tidur di sampingnya. Ia lupa apa yang terjadi padanya dan pria tersebut. Aldara Belvyah Desmon. Yaa itu adalah dara. " hiks..hiks...." suara nya sudah mulai parau karna terlalu lama menangis. Walau dara sudah lama menangis tapi pria di sampingnya tak merasa terusik sedikitpun. " arsen..hiks..." cicitnya memanggil seseorang yang tidur di sampingnya, namun pria itu tak berkutik. Itu Arsenio Adnan Cakrapati, pria famous disekolahnya dan sekaligus sekolah dara. " ARSENN...." pekiknya sembari memukul arsen. Arsen mengerang karna merasa tidurnya di ganggung seseorang. Ia menguap dan mengucek matanya yang masih di serang oleh kantuk. Perlahan arsen membuka mata dan terkejut melihat ada seorang wanita di apartemennya. namun tetap saja ekspresi yang di tunjukan arsen datar seperti tembok. Sungguh pandai sekali pria ini menyembunyikan ekspresinya. " LO APAIN GUA SEMALEM HAA?.. HIKS..." tanya dara memekik di posisinya sembari menutup tubuhnya yang polos. Arsen hanya diam menatapnya dan memperlihatkan ekspresi yang tetap datar, namun matanya mengisyaratkan ke khawatiran yang amat dalam. Arsen juga bingung apa yang telah terjadi antara mereka. hayoo mau Taukan kelanjutan ceritanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines