Come Back To The Ocean

Come Back To The Ocean

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 30, 2017
Seorang perempuan (valaria)yang hanya tinggal 2 batang kara bersama adiknya vanessa yang orang tuanya meninggal ketika mereka masih kecil.. Valaria yang bekerja sebagai pengacara pun di ikuti oleh seseorang yang selalu mengikutinya dan berusaha untuk membunuh valaria,tetapi Valaria pun selalu selamat dari rencana penguntit tersebut... Siapa penolong valaria ????
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Flowers and Her Thorns
  • Pergi di Waktu Hujan
  • I am zakuro uchiha
  • beatiful in time
  • Ezra: leader of Black pistons
  • past or future
  • (tamat) VALORA ✔️
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Bintar Pangestu #1 "Pekerjaanku memang berbahaya, namun aku rela berkorban demi keadilan, rela mati demi perlawanan, dan rela ditindas demi sebuah kedamaian. Setidaknya saat aku mati, negara masih memiliki muka untuk terus berdiri tegak." - Rajaksa Bintar Pangestu. "Entah bacotan siapa yang terus menggerus dan menelanjangi para wanita diluar sana, tapi semoga saja alat kelaminmu berhenti ereksi tuan. Lagipula nafsumu seperti hewan saja, satu hari tidak diberi lubang maka langsung menggeliat tak tenang. Lelaki tolol." - Mawar Renjani Adiwangsa. Pernikahan dengan dalih perlindungan dan kekuasaan? Ya, itu semua telah dilakukan oleh Jaksa dan Mawar. Rajaksa, seorang advokat yang hidup matinya harus selalu berada diambang maut karena kasus kasus sensitif yang selalu dia ambil. Sedangkan Mawar, seorang wanita karir hebat, seorang feminisme handal, dan seorang wanita penindas patriarki akut. Semua hal ini semakin kompleks kala permasalahan batin semakin bermunculan. Batin mereka berantakan, namun masalah politik dan juga siasat balas dendam membuat ini semua semakin berapi-api. Warning ⚠️ Topik sensitif, politik, nepotisme, patriarki, feminisme, maskulinitas, bahasa vulgar, kidnapping, harswords, violence, etc. READ THIS!! Tidak sepenuhnya membahas politik dan feminisme, ini bukan fiksi berbalut politik 100% masih ada unsur romantis dan problematika diri sendiri. Enjoy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines