Story cover for Abstrak by HChikitaa
Abstrak
  • WpView
    LECTURAS 279
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 279
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado ago 30, 2017
Caramel Titania Kylie atau yang lebih dikenal dengan Caramel Kylie mengenal anak laki-laki itu sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Kedekatan mereka selalu menjadi bulan-bulanan kelas yang menginginkan mereka untuk bersama. 

Singkat cerita, merekapun menempuh pendidikan yang lebih tinggi yaitu SMA. Tempat yang kata banyak orang menyimpan semua cerita-cerita menarik para remaja, Caramel pun berharap demikian. Tetapi, cerita-cerita menarik itu mungkin tidak akan terjadi di kehidupannya. Karena apa? Disaat ia telah berani membantah pikirannya bahwa ia dan anak laki-laki itu tidak hanya sekedar teman, anak laki-laki itu malah hanya membutuhkannya lagi jika ia butuh bahkan anak itu tidak menganggap Caramel ada. Dan Anak laki-laki itu adalah Athallah, Tristan Athallah

Kira-kira, apa yang terjadi dengan Caramel selanjutnya? Apakah ia akan mengikuti pikirannya untuk pergi menjauh atau justru mengikuti kata hati untuk bertahan pada hal yang tidak pasti?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Abstrak a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#37kebahagian
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Now And Forever  cover
possessive boyfriend  cover
Annoying Girl [SUDAH DITERBITKAN] cover
Marriage With Benefits (Tamat) cover
Karamel [Completed] cover
STRICT cover
I'm okay (END) cover
Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)  cover
Caramel cover
About Caramel cover

Now And Forever

9 partes Concluida

Cintanya tak pernah mati, tak peduli seberapa jauh jarak memisahkan, seberapa lama ia harus menunggu. Tak peduli dengan siapa kini ia bersanding, cintanya pada Kendra tidak akan berubah sedikitpun. "Dan entah mengapa, meski aku tau untuk bersamamu itu adalah hal yang tidak mungkin tapi aku tidak pernah bisa berhenti memikirkanmu. Dalam hati kecilku masih berharap agar Tuhan berbaik hati untuk menyatukan kita" -Tiara-