Love At First Sight

Love At First Sight

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 29, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Dilan. Seorang lelaki yang sedang jatuh cinta pada pandangan pertamanya kepada keisya. Ya keisya. Seorang siswi baru yang memiliki wajah yang cantik, kulit putih bersih, dan otak yang cerdas. Tetapi sangat di sayangkan, keisya selalu bersikap dingin, cuek, jutek kepada semua lelaki. Sanggupkah dilan meluluhkan hati keisya yang Sudah membeku karna kejadian masa lalunya? Ataukah dilan menyerah begitu saja saat mengetahui sifat keisya yang seperti itu? Kuyy di baca ceritanya😊 jangan lupa tinggalkan jejak sebelum mengakhiri semuanya😊💕
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • first love (taehyung)
  • Tanya Hati
  • Seducing Mr. Gay
  • MENYAPA  MELALUI DOA
  • from me for you
  • Kysa Salina dan Kiyu Yutra
  • Mencapai Restu Kedua Orang Tua [BxB]🥀✓✓
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines