Story cover for Helenium by anisamina
Helenium
  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 347
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Aug 31, 2017
"Diem nggak. Bawel banget" ucap Vano yang sibuk dengan games di hpnya.

"Gue kan lagi cerita. Lo tau sendiri gue kalo udah cerita nggak bisa berenti." ucap Nadira sambil mengerucutkan bibir mungilnya.

Mendengar hal tersebut, Vano mengambil earphone di saku celananya dan langsung memasangnya ke kedua telinganya.

"Ih vano jelek rese nyebelin. Gue kan lagi cerita sama lo, malah dicuekin gini. Bete gue sama lo" Nadira berucap sambil bersungut-sungut.

"Van, van, vanoooo" Nadira menarik-narik lengan Vano berusaha agar Vano mau menatapnya. Tapi yang dipanggil tidak menoleh sedikitpun.

"Ih vano nyebelin pake banget. Yaudah kalo gitu gue nggak mau temenan lagi sama lo titik." Nadira beranjak sambil menghentak-hentakkan kakinya.

"Emang itu yang gue mau. Gue maunya lebih dari sekedar teman sama lo" batin Vano. 


Devano Aldebra, si cuek pindahan dari Bandung yang mau tak mau harus berurusan dengan Nadira, gadis periang dan bawel yang notabene-nya adalah teman sekelas dan tetangga barunya. 

Dengan keceriaannya, Nadira mampu mengalihkan perhatian Vano dari kenangan pahit di masa lalunya. Lambat laun, rasa itu muncul di hati Vano. Tapi tidak mudah bagi Vano mendapatkan hati Nadira, karna gadis tersebut telah menutup pintu hatinya rapat-rapat.

Namun bagaimana jika mereka berdua terperangkap dalam masa lalu yang sama? 
Akankah takdir memihak keduanya?



"Takdir yang mempertemukan mereka, takdir juga yang menentukan kemana hati mereka menetap"



------------------------------
All Rights Reserved
Sign up to add Helenium to your library and receive updates
or
#696fate
Content Guidelines
You may also like
JUST BE MINE [END] by Bulanpurnama05
71 parts Complete
⚠️ FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA "Kenapa lo nggak biarin gue menang, sih? Kenapa lo mala lempar bola itu ke gue?!" teriak Naina. "Buat apa gue lakuin hal itu sama lo? Sementara lo nggak pernah anggap gue ada!" jawab Gama dengan wajah datarnya. "Apa lo lakuin itu karena lo emang masih benci sama gue?" tanya Naina. "Iya, karena gue benci sama lo." "Apa?" "Lo emang egois, Nai. Lo selalu mikirin perasaan lo sendiri tanpa memperdulikan perasaan orang lain." "Iya, gue emang egois. Lo tahu perangai gue, 'kan? Seharusnya lo nggak perlu kaget lagi dengan perangai buruk gue," ujar Naina dengan kedua tangannya yang mengepal kuat. Gama memejamkan sejenak kedua matanya lalu mencengkram kuat kedua bahu Naina. "Apa lo pernah mikir sekali ... aja gimana sedihnya seseorang yang sayang sama lo saat lihat lo terluka dan lebih memilih diam seperti orang bodoh saat semua orang nggak henti-hentinya berargumen buruk tentang lo?" --Terkadang, cara terbaik dalam memecahkan masalah adalah berhenti untuk peduli. Itulah yang saat ini Naina lakukan, ia sudah cukup lelah menjelaskan semuanya. Makanya, ia lebih memilih untuk diam dan berhenti untuk perduli.-- Ini tentang Naina, gadis cantik namun mempunyai kepribadian yang dingin dan sedikit kasar. Ia mendapatkan julukan 'si kulkas berjalan' di sekolahnya. Karena sikap dinginnya itulah membuat semua orang salah mengartikan tentang dirinya dan menganggap Naina aneh. Namun, siapa yang menyangka jika dibalik wajah dingin dan tatapan tajamnya itu ternyata menyimpan segudang rahasia besar? Naina Aldebaran, menceritakan konflik persahabatan, keluarga, dan percintaannya yang penuh misteri. @Naina_Aldebaran
You may also like
Slide 1 of 10
DIANA IS MINE (COMPLETED)✔ cover
LIES [Revisi] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
VARA [HIATUS] cover
ManDavano cover
JUST BE MINE [END] cover
GeVania [END] cover
JUST FRIEND? [REVISI] cover
My Enemy Ayna  cover
'Dia' cover

DIANA IS MINE (COMPLETED)✔

27 parts Complete

Dua bocah kecil terlihat sedang berboncengan naik sepeda dipekarangan rumah, namun sepeda yg mereka naiki melindas batu sehingga mereka berdua terjatuh. Gadis kecil itu menangis sambil memegangi lututnya yg terluka, anak laki² yg tadi mengendarai sepeda langsung menunjukkan wajah paniknya "Putri jangan nangis donk, maafin Rama ya gak hati² bawa sepedanya" ucap anak laki² itu, gadis itu tetap menangis kemudian anak laki² itu memeluk gadis kecil tersebut sambil mengelus elus rambutnya "Jangan nangis lagi Putri, maafin Rama ya?" karena merasa tenang apabila berada dipelukan anak laki² itu gadis kecil itu akhirnya berhenti menangis "Rama gak salah kok, Putri nangis karna lutut putri sakit" jawab gadis kecil itu "Setelah ini Rama janji akan jagain putri, I'll protect you, promise. Skrg ayo Rama bantu berdiri kita obatin sama Mama km ya" ---------------------------- "Terkadang rasa sayang itu ngga bisa lo umpetin selamanya"-DA