Its Complicat*d

Its Complicat*d

  • WpView
    MGA BUMASA 14
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Sep 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Gw bahkan bingung sama diri gw sendiri. Gw itu bener bener sayang ato gk sih sama lu?" "..." "Rasanya seluruh dunia jg udh tau kali lu sayang sama gw, roo. Bahkan temen temen kita juga tau seberapa sayangnya lu ke gw. Tapi kok hati gw kadang banget ya mau berdetak kenceng pas lagi sama lu? Maksud gw, kok gw kadang banget ngerasain dag-dig-dug pas bareng sama lu? Apa krn gw blm pernah liat lu bareng cewe lain kali ya? Dulu wkt gw mutusin nerima lu, pikiran gw blgnya 'udh na trima aja. Sambil berjalannya wkt pasti cinta bakalan nongol kok'. Tapi gila aja ini udh mau setaun tapi kok tuh cinta gk nongol2? Kan gw dongkol sendiri. Kata tmn2 gw sih gw bakalan ngerasain cemburu, seneng, marah, sedih, etc. Pokoknya bumbu percintaan lah. Tapi kok yg gw rasain malah tawar gini? Ato krn gw tau sangking cintanya lu ke gw, secara gk sadar gw udh naruh label 'milik gw' di lu-nya? Jadi gw kek ngerasa apapun yg mau gw bikin lu gk bakalan mrh ke gw. Lu gk bakalan lari apalagi ilang. Gila ya! Kok gw ngerasa kek sadistic gitu?! Haha" "..." "udh mau setaun loh kita pacarannya. Tapi kok yg gw rasain banyak di hambarnya ya? ..kek gk berasa pacaran aja. Ah~ udh lah gw bingung" "..."
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Tokoh Utama
  • Tiga : Aku, Kamu, Kita (TAMAT)
  • Three Idiot Girls  ✔
  • Keangkuhan Cinta [END]
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Hallo, Kak Diandra?
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Stay (Away)
  • The Story of Love

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman