Hikayat Pemuisi

Hikayat Pemuisi

  • WpView
    LECTURI 1,222
  • WpVote
    Voturi 260
  • WpPart
    Capitole 17
WpMetadataReadPentru adulțiComplet sâm, iun 15, 2019
Aku mencintai senja dan gelap yang saling berkejaran diantara hembusan angin Sejuknya begitu hangat menyapa pipiku yang kala itu tersipu malu Di malam kedua puluh empat hadirmu membuatku mematung kaku Mati menggigil diatas diorama raga Sepertiga hidupku telah tewas Disetubuhi rindu yang terus menusuk
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Dia Semesta
  • Love a long
  • Puisi Kemana Saja
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • RUMPANG RAMPUNG
  • About My Poem
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • Bait-Bait Semesta
  • Assalamualaikum Cinta
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama

" aku ga suka berbagi ka, apalagi perihal kamu" " ga akan ada yang terbagi, its only you " Kisah dua insan yang dipertemukan Semesta tanpa sengaja Dipersatukan tanpa diduga Kedatangannya seolah membawa warna Untuk mengubah kegelapan yang ada Tuhan memberikan mahakarya Yang dia ciptakan dengan sempurna Untuk membuatku bahagia di semestanya Dan tanpa sadar aku jatuh Sejatuh-jatuhnya Hingga pada akhirnya Aku berada di titik tertinggi mencintai Mengikhlaskan

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut