Ku Bukan Bayangan

Ku Bukan Bayangan

  • WpView
    Reads 1,882
  • WpVote
    Votes 570
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 15, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Pelangi perlu air dan sinar matahari. Sunset perlu siang dan malam. Sunrise perlu malam dan siang. Perbedaan adalah rahmat. Kebersamaan adalah anugerah. Memahami bukan mehakimi. Mencintai bukan menyakiti. Semuanya memiliki pasangan maupun persamaan....sedangkan aku? Aku ini hanya bayangan yang membutuhkan cahaya. Aku ini hanya bayangan yang selalu bersembunyi di balik cahaya. Aku ini bukan siapa-siapa jikalau tidak adanya cahaya. Bayangan....yaa aku hanya bayangan yang selalu menginginkan cahaya, tetapi cahaya apa yang cocok dengan bayangan sepertiku? Bintang?bulan? Matahari? Entahlah ta......' Tok tok tok.... "Woi dek! Elah lo ngapain sih didalam sana? Udah mau sejam nih? Lo buang airnya lama amat elah! Cepetan....ini udah jam setengah tujuh nanti telat!" Teriak seorang pria yang bernama kalvin. "Iya bang bentar!" Sahutnya. 'Tapi walapun begitu, bisakah ku bilang bahwa aku ini bukan bayangan?' *** bagaimanakah jika seseorang yang berniat untuk membalas dendam tapi dia seorang amatiran untuk melancarkan balas dendamnya? Dewa namanya, remana berusia 18 tahun yang berniat akan membalas dendam kepada seseorang yang membuat kakaknya meninggalkan dunia tiga tahun lalu. Dewa seorang remaja amatiran yang akan melancarkan balas dendamnya. apakah Dewa akan berhasil untuk melancarkan balas dendamnya? atau mungkin gagal? karna dia seorang yang tidak berpengalaman dalam hal tersebut?
All Rights Reserved
#536
bintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • DIA ANGKASA
  • Pieces of Light
  • Bintang [end]
  • My Heart
  • PELANGI
  • Secarik kertas usang
  • KALA BIRU DEWATA
  • GREENSTA [END]

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines